…Dan karena Allah akan menguji kita dengan orang yang paling kita sayang, untuk melihat sejauh mana kita sayang Allah melebihi dari orang tersebut.  Kalimat ini beberapa yang lalu tiba-tiba ngena banget di hati saya, entahlah..banyak kejadian yang sebenarnya tidak saya ingin kan dan tidak mau diambil pusing, eh ternyata pusing sendiri karena capek. Lebih capek mikir pakai otak, daripada main-main dengan otot itu benar adanya.

Kita akan diuji melalui apa yang kita sayangi dan dengan apa yang selalu kita katakan. (Pahrol Muhammad Juoi)

Sebenarnya kalau tidak ada ujian, saya tidak akan tahu. Iya saya tidak akan tahu orang-orang yang sayang sama saya #eaaa niat nya bukan bahas sayang yang lain. Saya baru sadar ketika saya buat status, ketika saya nulis diam-diam beberapa sahabat saya itu selalu menyimak meskipun tidak mengomentari apapun, tapi mereka selalu ada memberi semangat dan motivasi dan mungkin mereka juga berdoa untuk saya. Saya bukan GeEr tapi ketulusan seseorang itu tidak bisa di lihat tapi hanya bisa dirahasakan oleh HATI. Dan itu yang saya rasakan, saya nulis uneg2 apapun masih sempat ada yang tanya ,’ina kamu lagi gak galau kan? cerita dong kalau mau hehe, ya meskipun simple tapi mereka selalu ada, saat susah ataupun senang. Mungkin saya akan bilang ke semua orang yang kenal sama saya,’ Saya TIDAK APA-APA, tidak peduli mau di benci semua orang. Asal kedua orang tua saya dan Allah itu TIDAK. Hanya itu
Selama Benar, Saya TIDAK PEDULI. Ya sudahlah niat saya nulis ini mau bersih2, bersih hati dan pikiran saya dari masa lalu yang kejam. Kejam karena kelakuan saya sendiri, Semua ini ujian buat saya, saya akan terima karena saya tahu Allah sayang sama saya.

sudah itu aja *sign out*