Bismillah…Ada satu hal yang terasa kurang dalam hidup saya akhir-akhir ini adalah ketika saya tidak menulis. Kadang sesuatu yang tidak bisa saya ungkapkan akan terjawab dengan saya menulis, ya menulis dengan hati. Impian saya memang bukan untuk menjadi seorang penulis, tapi memang sudah kebiasaan saya dari dulu menuangkan sesuatu yang berkecamuk mulai dari bahagia, sedih sampai galau. Tapi untuk “galau” masih sangat jarang saya rasakan. Bicara impian, bicara masa depan. Ketika beberapa orang yang saya temui ‘ternyata’ takut untuk bermimpi, namun kenyataannya ia hidup dalam impian mereka. Ironis, karena sesuatu yang tidak mereka sadari yang menyebabkan mereka jalan di tempat. anyak orang yang hidup dalam impian mereka.

think and dream big

Hidup dalam impian adalah sesuatu yang pasif. Mungkin saja mereka akan menerapkan ‘law of attraction’ dengan focus tiap hari pada impian. Ya, hanya focus, kemudian ia tenggelam dalam  impian dan hidup dalam impian.
Contoh adalah seseorang yang punya impian menjadi penulis, kemudian menganggap dirinya penulis, walaupun tidak satupun karya yang dilahirkannya. Setiap hari ia hanya bercerita bahwa ia punya tulisan dan banyak orang mengagumi tulisannya. Ia tenggelam dalam impiannya sebagai penulis sehingga tidak sedikitpun beranjak memulai untuk menjadi penulis.
Satu lagi, ada orang yang bermimpi untuk kaya. Ia hidup dalam impian sebagai orang kaya dengan bergaya hidup mewah, walaupun semua uangnya ia peroleh dengan hutang. Tidak sedikitpun ia beranjak memulai bagaimana untuk menjadi kaya, karena ia telah tenggelam dalam impian sebagai orang kaya.

Berbeda bila kita menerapkan prinsip hidup dengan impian.
Hidup dengan impian adalah hidup yang mempunyai visi. Ia punya arah yang jelas yang telah ditetapkan. Setelah ia punya visi ( impian ) maka ia harus melahirkan misi ( atau tujuan jangka pendek )
Hidup dengan impian adalah menciptakan target-target kecil untuk mencapai target besar. Ia menyadari untuk segera bertindak guna mewujudkan impian tersebut. Ia menyusun strategi dan langkah, serta mempersiapkan mental dalam perjalanan mewujudkannya. Yang terpenting ia segera ‘take action’ dalam setiap kesempatan yang ia dapatkan. *Ceileh kayak jd motivator gini🙂

Perbedaan tipis antara hidup dengan impian dan hidup dalam impan adalah pada ‘take action’. Seseorang yang hidup dengan impian akan cepat melakukan ‘take action’ dalam setiap kesempatan. Ia bergerak cepat untuk mendapatkannya. Sementara orang yang hidup dalam impian akan selalu menunda ‘take action’. Ia selalu merasa nyaman dan enggan bergerak.

Terus ada apa dengan “Sebentar Lagi…?” Yaa..sebentar lagi menghitung hari impian kecil dalam hati saya untuk sekolah di suatu tempat yang benar-benar saya idamkan akan segera terwujud. InsyaAllah.. Sebuah skenario Allah yang hebat yang tidak pernah saya duga. Pernah dan ingat jelas butuh ada orang yang bilang “kamu mau ke kanada? MIMPI! ya kali mimpi buat mereka yang sudah pesimis untuk bilang tidak bisa. Sakit memang yaa sakit banget   ketika mendengar salah seorang teman bilang seperti itu. Tapi ya sudahlah, buat saya itu motivasi dan cambukan keras bahwa gadis dari daerah terpecil sebuah kota semarang pun bisa  melanjutkan sekolah di negara maju.

Akhir-akhir ini saya menerima pertanyaan-pertanyaan yang seharusnya tidak saya jawab, beberapa pertanyaan yang membuat saya memang tidak harus menjawabnya. Cukup diam, mari di buktikan nanti. Saya mau fokus! benar-benar fokus dengan kesempatan emas ini. Sebentar lagi…sebentar lagi waktu yang terasa dekat. Lima hari begadang menyelesaikan semua yang harus di siapkan terasa 24 jam waktu pun kurang. Bismillah, benar adanya berlelah-lelah lah, manisnya hidup akan terasa setelah lelah berjuang. Di mana pun kita tinggal, impian adalah sesuatu yang harus bisa direalisasikan. Bahwa, di mana pun kita tinggal, ada syukur yang menunggu diucap oleh hati kita. Bahwa, ada alasan mengapa Allah menempatkan kita di sana nanti adalah suatu pilihan yang tepat.

Ketika saya menulis ini, saya sedang keadaan tidak fokus. Jadi tulisan pun ngalor-ngidul entah kemana -__-

Sebentar lagi..sebentar lagi.. 11 september 2013 InsyaAllah🙂🙂🙂

orang takkan bisa hidup tanpa impian. Begitu pun dengan saya. jika orang tak punya impian matipun mereka mau, Naudzu Billah!. Ibarat sebuah Mesin, Impian adalah Bahan Bakar Utama dan tanpa Bahan Bakar, Mesin akan terus Mati”. memang kadang orang takut tuk bermimpi yang tinggi. itu disebabkan karena mereka takut tuk jatuh dan terbaring penuh penyesalan. Bagaimana Anak Burungkan tahu kalau Ia bisa Terbang Tinggi, kalau-kalau Ia Takut untuk Mengepakkan Sayapnya dengan Berani”.

Akibat impian kita dapat menstimulus diri kita. kadang kita merasa tertantang dan semangat walaupun didepan kita tebing curam. bukanlah itu karena sebuah impian yang membuat kita terus bertahan dari segala halangan. bukanlah kita juga tahu hanya dari sebuah impian entah itu impian kecil atau besar. banyak orang  diluar sana yang berhasil dan terus semangat untuk mengarungi hidup. walaupun mereka telah jatuh puluhan, ratusan atau bahkan ribuan kali, mereka tetap mencoba untuk berdiri.

Anggap saja saat seseorang mempunyai seorang kekasih atau saat kamu jatuh cinta terhadap seseorang. Dan anggap saja dia adalah impianmu, dan apa yang akan kamu lakukan untuk membuat si dia menjadi milikmu. dan kamu menyadari ada sesuatu yang berbeda dalam dirimu. tentu pastinya kamu akan bersemangat akan semua hal yang menyangkut si dia, dan kamu akan terus dan terus mencari jalan untuk mendapatkan perhatian si dia. kadang meminta pendapat teman-temanmu atau teman-teman si dia. kamu begitu senangnya, ketika ia seakan-akan mendekat dan si dia melihatmu. kamu merasa dia berbeda dari yang lain. dan si dia pantas kamu perjuangkan. saat kamu berhasil mendekatinya, kamu akan semakin bersemangat! ya… orang sastra inggris bilang “spirit of love”. Kyaaaaaaaaaa🙂

Yap itulah tentang cinta selalu membuat seseorang melakukan apapun untuk sang pujaan hati. itu hanya sebuah contoh impian. bagaimana kalau impian-impian yang lain? pastinya akan sama saja, itu akan menstimulus/merangsang semangat diri, kemauan diri untuk tumbuh dan berkembang seperti apa yang kamu inginkan. *Ceileh😀

Sebentar lagi..sebentar lagi…

Menghitung hari..menghitung mundur impian….