Menjadi dewasa, lulus kuliah, kerja dan menikah… begitu kira kira yang terjadi diatas bumi Allah ini, jika telah cukup dewasa dan punya penghasilan maka seorang pemuda harus mencari perempuan untuk dijadikan pasangan hidup, membangun rumah meski tanpa tangga, atau rumah tangga dan anak-anak yang lahir setelahnya sebagai akibat dari pernikahan itu, lalu cukupkah hanya dengan mencari perempuan untuk dinikahi atau masih ada hal lain yang harus dipikirian?

 

Sekedar menikah karena memang sudah waktunya menikah atau memang benar-benar ingin menikah, atau jika menggunakan kata kata guru mengaji saya “menikah itu menyempurnakan agama!” ehm… tapi bukan satu satu2nya cara menyempurnakan agama loh, jangan salah mengerti.

 

Ada tambahan bahwa saya menyakini janji Allah bahwa perempuan yang baik untuk laki laki yang baik dan sebaliknya dan Allah tidak pernah salah dengan tertukar dan maha benar Allah dengan segala janji janjinya … Allah tidak pernah ingkar janji.

 

 

Saya jadi teringat dengan aktor Nicholas Saputra dalam film 3 doa 3 cinta,  waktu tiba-tiba disapa oleh guru mengajinya dan ditawari untuk menjadi suami dari gadis suci anak pak kyai, menjadi menantunya tepatnya dan jiwa saya langsung menerawang kepada lelaki tampan ini, iya Allah tidak pernah salah lihatlah lelaki tampan ini, shalatnya selalu di masjid dan bahkan sudah berada diatas sajadah ketika adzan memanggil, tatapannya lembut dan menunduk jika berhadapan dengan perempuan, satu lagi ia tidak pernah membalas salaman tangan atau bersentuhan dengan lawan jenis karena takut wudhunya batal, barangkali …

 

Subhanallah, masih ada lelaki diatas bumi Allah yang begini indahnya, jadi wajarlah jika ia mendapatkan anak pak kyai yang juga tidak pernah keluar rumah demi menjaga kesuciannya.

 

Jujur, air mata saya berlinang ketika melihat adegan itu, dada saya sesak, badan saya bergetar karena melihat betapa Allah sedang menunjukan kuasanya, memperlihtakan kepada saya bahwa janjinya adalah benar dan mulut mungil saya tak henti bergumam bahwa Allah sedang menunjukan kebesarannya dan memenuhi janjiNYA bahwa yang baik untuk yang baik.

 

Allah tidak pernah tertukar, dan janjinya adalah PASTI. Lelaki itu adalah seorang pemuda yang menjadi idaman setiap perempuan, bahkan seribu kelopak mawar menunggu untuk menjadi yang terkakhir, Ya Allah ya Rahmaan ya Rahiim, ajari saya untuk senantiasa mensyukuri hal yang kecil dalam pandangan saya, selalu ada hikmah dibumi Allah.

 

Dan menjadi menjadi baiklah lebih dahulu baru berharap mendapat pasangan yang terbaik [shalat pada waktunya, jauhi pandangan dari yang menimbulkan maksiat, dan jaga wudhu] selebihnya Allah yang akan memilihkan dan jangan berbuat sebaliknya, tidak baik tapi berharap jodoh terbaik karena Allah tidak mungkin tertukar dan Allah tidak pernah ingkar janji.

 

 

Irhamnna ya Allah dan beri saya kesempatan untuk menjadi lebih baik dan lebih baik, wahai sang maha melindungi … lindungi saya dari batalnya wudhu saya, lindungi saya dari tangan setan yang hendak menjadikan saya setan bagi hambaMU yang lain dan lindungi saya dari pandangan yang tidak halal untuk saya, dan jadikan saya kelopak mawar terindah dimataMU wahai yang maha melihat ….

 

Aamiin ya Allah… sungguh ENGKAU maha indah, sangat indah dan indah sekali dalam memberi saya pelajaran, memberi saya hikmah terindah dari setiap napas saya… indahnya ENGKAU wahai Allah, terima kasih atas pelajaran kali ini.

 

Saya ingin menjadi mawar yang terlupakan durinya karena harumnya, yang meski tertusuk duri saya akan dimaafkan karena indahnya kelopak saya. TOP deh kalo bisa! :))

 

 

*Tulisan ini bisa tertuang gara2 kemarin ada senior saya yg curhat tiga jam lebih via telpon pula😀 *