Thank’s Allah SWT, I Love you Rasulullah SAW….

Dari pada kedinginan ga jelas, sembari nyari yang anget-anget dengan menulis..yaa menulis melupakan sesuatu yang sembari di alami saat itu juga, menulis membawa saya ke alam beda ( ceileeh bahasanya rumit banget x_x ) teringat beberapa hari lalu beberapa seorang sahabat bertanya makna arti sebuah nama “inna sitzu khainna” banyak  yg penasaran siapa sih yang beri nama itu inna? apa makna nya? bapak kamu orang jepang ya? nama nya kok kayak orang jepang zzz dan beberapa pertanyaan aneh lagi. . .
Nama adalah sesuatu yang pertama didapat oleh seorang bayi yang terlahir, merupakan ciri spesifik yang membedakan dia dengan orang lain. Nama adalah yang pertama dilakukan seorang ayah terhadap bayi sebagai tanda pewaris dan penerus regenerasi. Nama juga merupakan sarana pertama bagi manusia untuk terjun di kancah masyarakat.
 Nama meskipun hanya sesuatu yang bersifat maknawi tetapi memiliki nilai yang amat tinggi melebihi materi. Sehingga orang akan lebih menjaga nama daripada hartanya, jangan sampai namanya direndahkan, ditentang atau dimusuhi.

Memberikan nama yang baik adalah salah satu kewajiban orang tua kepada anaknya, Selain sebagai motivasi diri dalam ber-PD yang abadi, dunia khirat. nama adalah jati diri yang dibawa hingga malaikat penghitung amal memanggilnya Esok. Disaat diberikan catatan amal. apakah diberikan dengan tangan kanan (semoga) atau dengan tangan kiri (Na’udzubillaah).
Maka Rasulullah SAW pernah besabda “Sebaik-baik nama adalah ABDULLOH dan ABDURROHMAN”. ( Dan kebetulan nama adik ikhwan saya Abdulloh, nyambung ga sih ini😀 )

Inna Sitzu Khainna itu hanya sebuah singkatan inna. . sitzu nya adalah siti sukainah, nama saya memang sering di ganti-ganti baik teman bermain, teman sekolah juga guru-guru SMA mempunyai nama khusus untuk saya, nama panggilan khusus buat saya seperti pak gatot guru favorit kimia SMA  saya selalu manggil “keyna” , pak agus guru mapel bahasa inggris selalu manggil “sizuka” kadang guyon di kelas sambil nyari-nyari nobita nya ahaha juga satrio, dika, romi dan pandhu teman dua tahun sekelas saya waktu di IPA satu yang juga unik dengan sebutan “sitzu” dan lain nya sudah sewajarnya manggil nama “inna”. Nama saya memang bukan kedua orang tua saya yang memberi melainkan seorang kyai besar pengurus Ponpes Raudhlatul Tholibin di sebuah kecamatan susukan kabupaten semarang sebut saja simbah alm. Mubarok thoha. Pernah bertanya ke ibu “nama saya itu artinya apa bu? ” dan ibu dengan sederhana menjawab “itu kata mbah mubarok dulu nama istri seorang ulama besar di jawa timur yang sangat di kagumi banyak orang termasuk mbah mubarok yang mengaguminya, beliau low profil high profit sehingga siapapun yang di dekatnya merasa nyaman dan tentram.” sudah sampai di situ ibu menjelaskan tanpa saya tanya selanjutnya, cukup mengerti apa yang ibu katakan.

karena rasa penasaran saya sendiri dan di tanya-tanya teman di dunia maya ( kebanyakan ) berlanjut maka saya mencoba dengan membaca artikel dan bertanya-tanya ke Google tentang “nama siti sukainah ” alhasil belum memuaskan juga jawaban baik artikel yang saya baca #@## (masih bertanya-tanya). Tibalah salah seorang senior di UGM mahasiswa psikolog yang alhamdulillah Hafidz juga sebut saja kak “M” yang waktu itu saya ajak diskusi tentang apa saya pun lupa, kalau ga salah materi kuliah tentang islam dan psikolog dan di tengah-tengah beliau tiba-tiba menyinggung arti nama saya ( dalam hati saya, pas banget😀 ) Saya yakin kak M ini pasti tahu, pernah beliau menjelaskan arti nama saya di YM dan saya pun lupa menyimpan nya dan hilang begitu saja x_x yah payah, semakin banyak yang bertanya makna nama alhasil “kemarin” saya beranikan tanya lagi xD Penting banget arti sebuah nama teman-teman🙂🙂 . . . dapat jawaban : ” Insya Allah nanti kalau saya OL pakai laptop, saya jelaskan.
Beberapa waktu lalu temannya guru saya rencana mau ziarah ke makam2 orang mulia di mesir. Salah satu makam yg akan dikunjungi adalah makam wanita mulia bernama sayyidatina sukainah. Saya masih mencari tahu, siapa beliau. Apa hidup di jaman shahabat, tabi’in, atau kapan”

yah ini dia yang saya mau tahu segera jawaban nya hehe alhamdulillah terjawab sudah gamblang apa makna nama “Siti Sukainah”

Siti Sukainah

Berasal dari bahasa arab, Sayyidah Sukainah: سكينة سيدة

Siti adalah singkatan dari Sayyidati, gelar untuk wanita terhormat seperti istri Nabi (Siti Hawa, Siti Hajar, Siti Sarah, Siti Rahma, Siti Zulaikha, Siti Aisyah, Siti Khadijah, dll), ibu Nabi (Siti Maryam, Siti Aminah, dll), maupun keturunan Nabi (Siti Fatimah, Siti Ruqayah, Siti Zainab, dll). Orang arab memang sering melakukan penyingkatan, begitu pula gelar Sayyidi (untuk laki-laki terhormat) sering disingkat menjadi Sidi.

Sayyidah sendiri berasal dari kata sawwada-yusawwidu-siyadatan. Lafadz siyadatan sebagai mashdar berasal dari siwadatan, dengan mengganti wawu dengan huruf ya, seperti qiyam yang asalnya qiwam, shiyam yang asalnya shiwam. Secara bahasa, bermakna pemimpin, orang yang dihormati, orang yang dimuliakan, atau junjungan.

“Setiap anak Adam adalah sayyid. Seorang suami adalah sayyid bagi isterinya dan seorang isteri adalah sayyidah bagi keluarganya (rumah tangga nya)”. (HR Bukhori dan Adz-Dzahabi).

Sukainah berasal dari kata Sakinah yang secara bahasa bermakna ketenangan, tentram, kalem, dan semacamnya. Dalam kitab Durratun Nashihin dijelaskan, As-Sakiinah berarti: “Hal-hal yang menjurus tergapainya ketentraman (sukuun) seseorang”. Maksudnya memperoleh dzauq dan syauq / rasa nyaman dan jernihnya hati seseorang dari qira-atu al-Qur’an dan lenyapnya kegelapan hati, serta bertempatnya cahaya jiwa dalam hati. Dijelaskan pula As-Sakiinah adalah nama seorang malaikat yang turun menempati hati seorang mukmin, ia sebagai pendorong perbuatan baik, serta penganjur pada kebaktian, menancapkan rasa tuma’ninah-nya hati, ataupun ketentraman dalam berbakti / taat kepada Allah Ta’ala. Allah menyelimuti mereka dengan kasih sayang, maksudnya Allah melimpahkan rahmat dan berkah pada mereka. Para malaikat menaungi mereka, maksudnya para malaikat mengelilingi mereka atau berputar di sekeliling mereka sambil mendengarkan qira-atu al-Qur’an dan menjaga dari segala bahaya / bencana, menjabat tangan serta mengunjungi mereka.

Selain makna secara lughotan / bahasa, Siti Sukainah juga ber-tafa’-’ul kepada Siti Sukainah yang merupakan cicit Rasulullah SAW, putri dari Sayyid Husain bin Ali. Siti Sukainah merupakan wanita yang terkenal mulia. Sejak kecil ia sudah dididik menjadi wanita dewasa, bahkan ia menyaksikan saat-saat ayahnya meninggal dunia di medan petempuran.  Beliau menikah dengan Sayyidi Abdullah bin Imam Hassan as-Sibti bin Sayyidina Ali Karramahu wajhah. Selepas wafatnya Sayyidi Abdul Salam, menikah lagi dengan Mus’ab bin Zubair Radhiallahu’anhu.

Sayyidah Sukainah merupakan penghulu kepada wanita pada zamannya (Sayyidah Nisa’), merupakan secantik-cantik wanita dan budi pekerti yang mulia. Sayyidah Sukainah yang lembut budi pekerti lagi tutur katanya, masyhur dikenal sebagai penyair karena minatnya dalam syair-syair. Pada masa itu, beliau sentiasa di kunjungi oleh para syu’ara’ yang terkemuka pada ketika itu.
Beliau Radhiallahu ‘anha wafat pada tahun 117 H, tepatnya pada 5 Rabi’ul Awwal 126 H di Mesir.

  Imam Nawawi berkata, “Sukainah termasuk salah satu pemimpin wanita. Beliau adalah orang yang sangat pemurah. Ibnu Katsir,juga berkata demikian.

Nah. . .Buat teman-teman yang masih penasaran apa makna Inna Sitzu Khainna ( Penting banget kali yak😀 ) , semoga dengan tulisan kecil ini bisa menjadi jawaban untuk tak bertanya lagi🙂🙂 *Berasa mau ngasih nama ke anak aja yaa tiap hari di tanya arti sebuah nama xD * Berat juga ya arti nama saya🙂 Semoga bisa menjaga dan meneladani makna nama ini aamiin

Nama yang baik merupakan hak anak yang harus ditunaikan oleh kedua orang tuanya pada hari ketujuh. Hal ini sebagaimana sabda Rasulullah SAW: “Setiap anak tergadai dengan aqiqahnya yang disembelih pada hari ketujuh, kemudian dicukur rambutnya, dan diberi nama.” (H.R. Ahmad, Abu Daud)

Sebab, nama-nama yang baik akan terpatri dalam jiwa sang anak sejak pertama kali mendengarnya dan dengannyalah kelak dia akan dipanggil di hari kiamat. Oleh karenanya Rasulullah SAW memerintahkan untuk memperbagus nama.

– Inna