Assalamu ‘alaikum warahmatullah wa barokatuh…

Thank’s Allah SWT, I Love you Rasulullah SAW….

Salam penuh barokah untuk Sahabat-sahabat Hebat yang selalu bekerja keras mengejar mimpi-mimpinya!🙂

BEASISWA yaa beasiswa terbukti menjadi salah satu solusi efektif meningkatkan pembangunan dan pemerataan ekonomi di seluruh pelosok negeri tercinta kita “indonesia”. Bagaimana mungkin? Lewat beasiswalah kita, saya dan semua jutaan anak indonesia ( rata-rata ) mampu bersekolah setinggi-tingginya, bukan hanya di dalam negeri akan tetapi juga ke Luar Negeri. Lewat beasiswa anak-anak bangsa dapat memperoleh pendidikan, pengetahuan, dan ketrampilan hingga mampu mengambil peran dalam pembangunan indonesia yang Lebih baik. Dengan Beasiswa anak-anak bangsa menjadi Agen-agen perubahan di berbagai daerah di indonesia, memiliki pengalaman hidup di berbagai penjuru dunia hingga kembali ke daerah asal dengan pengetahuan dan pendidkan yang jauh lebih tinggi, ekonomi yang lebih kuat, pengalaman dan mental yang lebih teruji dan Jaringan relasi yang lebih mendunia.

Tentang “Pemburu Beasiswa 2.0”

Gambar

Pemburu Beasiswa ( PB ) adalah komunitas berbagi info beasiswa, motivasi , tips dan trik sekaligus curhat, sharing beasiswa dari anak-anak bangsa indonesia penerima beasiswa di seluruh dunia baik dalam negeri atau pun luar negeri. Berawal dari sebuah grup kecil  dan yang di buat dengan alasan sebuah “Mimpi” yah mimpi saya untuk ke luar negeri dengan beasiswa. :) Group yang di buat karena untuk memudahkan pemuda pemudi indonesia yang ingin sekolah di LN dengan beasiswa ( untuk awal mula nya ), cita-cita yang mulia, membangun negeri tercinta. Sedangkan 2.0 nya sendiri mempunyai makna upgrade dari passive di FB group, jadi mempunya website ( http://pemburubeasiswa.org/ ) , ada kopdar ( 07 september 2012 ) , ada pameran dan seminar …itulah 2.0

Sebuah kesatuan Pemburu Beasiswa 2.0 dengan lambang perpaduan warna merah muda dan ungu yang berarti kami semua satu keluarga, Warna robbani keluarga pemburu beasiswa yang selalu menguatkan dan memotivasi satu sama lain dalam suka maupun duka ( Romantis sekali yah😀 )

Visi Pemburu Beasiswa 2.0 :

Sebanyak dan seluas mungkin bangsa indonsisa di seluruh pelosok negeri, dari seluruh lapisan ekonomi dan sosial melanjutkan pendidikan setinggi-tinggi nya sehingga lebih terarah, cerdas, berpengetahuan luas, berketrampilan tinggi, memiliki networking yang luas dan mental internasional, yang pada akhirnya mampu mengambil peran bagi pembangunan dan pemerataan kesejahteraan rakyat (Equality & Development) di seluruh pelosok Indonesia.

Misi Pemburu Beasiswa 2.0 :

1. Memotivasi anak-anak bangsa Indonesia untuk membangun mimpinya, terus menjaga&mengejar mimpi pendidikannya.

2. Berbagi pengalaman dan rahasia keberhasilan meraih beasiswa, menjadikan sebanyak mungkin anak bangsa (di seluruh pelosok negeri, dari seluruh lapisan ekonomi dan sosial) memperoleh kesempatan belajar setinggi-tingginya, baik di dalam maupun di luar negeri melalui berbagai beasiswa seluruh dunia.

3. Membangun silaturahmi dan ikatan kerjasama antara putera-puteri Indonesia yang telah dikaruniai keberhasilan meraih beasiswa baik dalam maupun luar negeri.

Facebook Group Pemburu Beasiswa —> https://www.facebook.com/groups/146229688794350/

Twitter Pemburu Beasiswa —> @pemburubeasiswa
https://twitter.com/#!/PemburuBeasiswa

Website Pemburu Beasiswa —-> http://pemburubeasiswa.org/

Video Pemburu Beasiswa —> http://www.youtube.com/watch?v=xs3kTXsEcCY&feature=relmfu dan http://www.youtube.com/watch?feature=player_embedded&v=oitaLDelZxI

Gambar

Salah satu artikel yang pernah saya buat di dokumen grup sekitar januari lalu.

Saat mendengar seseorang akan berangkat ke luar negeri untuk sekolah dengan beasiswa, umumnya kita akan berujar,”wahhh…enak yaa.. saya pengen lho…gimana caranya?” dan pertanyaan sejenisnya… Tapi kemudian setelah mendengar informasi mengenai persyaratan yang harus dipenuhi atau apa yang harus dilakukan untuk mendapatkan beasiswa tersebut.. lalu ungkapan itu hanya menjadi obrolan semata.

Nanti, beberapa hari kemudian atau beberapa bulan kemudian atau setahun kemudian, kita mendengar lagi informasi bahwa ada seseorang atau kenalan kita atau sahabat kita, mendapatkan beasiswa ke luar negeri, lagi-lagi kita akan berkata,”Duh enaknya.. mau dong…”. Lalu kembali bertanya mengenai tips dan trik untuk mendaftar dan mendapatkan beasiswa… Tapi sekali lagi, setelah itu kita tak melakukan apapun.. atau berpikir, bahwa… “kok susah ya syaratnya… “. Dan tak melakukan apapun untuk menggapai atau setidaknya mendekati persyaratan yang diajukan…

Akhirnya, itu yang terjadi… hanya ingin, hanya ingin dan hanya berangan-angan.. di sisi lain, menganggap bahwa diri kita tak mampu mendapatkan hal itu.. jadi untuk apa melakukan ini dan itu? Atau persoalan berikutnya, kita merasa diri kita terlalu sibuk untuk mendaftar, mengikuti persyaratan.. dan jika diperlukan untuk memperbaiki kemampuan bahasa inggris kita, kita pun merasa tak punya cukup waktu.. kita sibuk dengan berbagai urusan…

Kalau sudah demikian, bagaimana mungkin kita bisa mendapatkan beasiswa? Kita sebenarnya tak menginginkan hal itu… Mengapa? Karena kita sama sekali tidak berusaha melakukan sesuatu untuk menggapai keinginan itu agar jadi nyata, atau setidaknya semakin mendekati nyata…

Kalau gitu, apa yang harus dilakukan? Menurut pendapatku, yang harus dipunyai pertama kali adalah niat dan motivasi kita.. apa sebenarnya motivasi dan niat kita mendapatkan beasiswa ? kalau sekadar ingin jalan-jalan ke luar negeri… tolong dipikirkan lagi… karena beasiswa itu diberikan dengan tujuan untuk membantu pembangunan di Indonesia. Meskipun namanya beasiswa, bukan berarti semuanya gratis seratus persen… Mungkin untuk kita, sebagai penerima beasiswa, terasa bahwa beasiswa ini gratis. Padahal nggak begitu.. pemerintah kita harus melakukan perjanjian kerja sama dengan Negara lain, demi mendapatkan beasiswa tersebut. Misalnya memberikan projek pembangunan kepada mereka, atau ada imbalan lain yang intinya adalah uang Negara

Sebagai generasi muda, sebagai orang yang beragama, apakah kita tega membiarkan uang Negara yang juga artinya uang rakyat – uang yang dipungut dari pajak—kita pakai hanya untuk jalan-jalan semata? Kita bukan koruptor kan… kita juga tidak ingin dikatakan merampok uang Negara bukan? Makanya, perbaiki niat dan motivasi kita dalam mencari beasiswa… Niatkan untuk mendapatkan pendidikan yang tinggi, yang lebih baik.. dan akan diamalkan di negeri kita, setelah kita selesai… Tak mesti harus jadi relawan kok, jadi pegawai yang baik… jadi wartawan yang baik, jadi dosen yang baik… yang bermanfaat buat sekeling dan lingkungan kita.. juga merupakan sumbangsih yang berharga buat Negara…

Bahwa kita kemudian mendapatkan bonus, bisa jalan-jalan ke luar negeri… bisa berkenalan dengan berbagai bangsa.. bisa mendapatkan uang tabungan dari hasil beasiswa kita, itu adalah bonus… bukan tujuan utama..

Langkah kedua adalah tekad yang kuat untuk mendapatkan beasiswa ke luar negeri, tekad yang kuat untuk mencari beasiswa… kalo sekadar niat dan motivasi tanpa tekad yang kuat, kita akan kurang bisa bergerak.. Kita akan terkendala dengan berbagai kesibukan harian kita, tapi kalo kita punya tekad yang kuat, maka selanjutnya kita akan membuat skala prioritas … yang memasukkan dalam daftar prioritas utama kita : mencari beasiswa, mengikuti prosedurnya… dan setia pada prosesnya.

Setia pada proses? Yaa… setia pada proses. Karena kita tak tahu, kapan kita akan mendapatkan beasiswa itu.. kita tak tahu, skenario Allah SWT untuk kita saat yang terbaik mendapatkan beasiswa tersebut. Wilayah kita adalah ikhtiar, bukan hasilnya… Nah, kalau ternyata Allah menentukan bahwa baru tahun kelima kita mendapatkan beasiswa tersebut, bukankah berarti setiap tahun kita harus mendaftar beasiswa tersebut… mengikuti prosesnya, sabar menjalani semua tahapannya… dan terus begitu bertahun-tahun, sampai akhirnya kita diterima… mungkin tahun pertama kita daftar, tapi mungkin juga tahun ketiga atau malah tahun kelima, seperti temanku…Kita tidak tahu…

Tapi di tahun keberapa pun kita diterima, percayalah bahwa itulah yang terbaik… skenario terbaik yang dipilihkan Allah untuk kita… jadi, jalani saja dengan rasa syukur.

Proses apa saja yang perlu kita jalani? Pertama, menyiapkan dokumen untuk pendaftaran, mengetahui saat yang tepat kapan beasiswa itu menerima pendaftaran.. yang itu berarti, kita harus meluangkan waktu cukup banyak untuk mencari informasi mengenai hal tersebut. Kemudian, jika bahasa inggris kita masih kurang, maka kita perlu mengikuti kursus bahasa inggris yang berarti ada biaya yang harus dikeluarkan, atau kita perlu belajar sendiri.. yang berarti harus disiplin waktu dan mengetahui metode belajar yang baik…

Satu catatan penting adalah, kita harus mempersiappkan jauh-jauh hari sebelum pendaftaran kita mulai. Kita tak bisa menunggu waktu pendaftaran tinggal beberapa hari, baru mencari syaratnya apa.. dan memenuhinya.. Inilah yang seringkali membuat kita terlambat untuk mendaftar, sebab syarat-syaratnya tidak terpenuhi…

Jadi, seperti bulan ini Januari 2012.. Jika memang ingin mendaftar Baik ADS,DAAD.MONBUKAGAKUSHO,DIKTI,IELSP dan teman-temannya:D maka persiapan harus dilakukan mulai sekarang meskipun ADS buka pendaftaran Juni-awal September pada setiap tahunnya. Cek apa saja syaratnya, dan siapkan… misalnya skor TOEFL atau skor IELTS, dan surat rekomendasi dari dosen pembimbing kita dulu saat S1(Yang mau lanjut S2), atau harus berkontak dengan universitas yang kita minati… ketiga tahap itu perlu proses, nggak cukup hanya seminggu atau dua minggu sebelumnya…

Tes TOEFL/IELTS di tempat kursus dulu… kalau skornya sudah bagus, berarti satu syarat sudah siap. Tapi kalo belum, berarti kita harus –misalnya- kursus… masih ada waktu. Kan bisa meng-upgrade skor bahasa inggris kita dalam beberapa bulan, insya Allah…

Begitu juga jika harus menghubungi dosen pembimbing kita, bisa jauh-jauh.. begitu juga berkorespondensi dengan universitas di luar negeri…

Nanti pas mei- Juni, kita sudah siap untuk mendaftarkannya… Urusan mengisi form aplikasi pun perlu persiapan lho… nggak asal ngisi. Ingatlah bahwa form aplikasi kita merupakan pintu pertama untuk mewujudkan mimpi kita sekolah berbeasiswa di luar negeri….

Jadi inget lagunya Nidji : Laskar Pelangi…(efek ngeliat video MB)

Mimpi adalah kunci, untuk kita menaklukkan dunia

Berlarilah tanpa lelah, sampai engkau meraihnya…

Menarilah dan terus menari, walau dunia tak seindah surge

Bersyukurlah pada Yang Kuasa, cinta kita di dunia…

Jadi, jangan putus harapan… yang penting adalah bagaimana kita berikhtiar mewujudkannya. Lagipula, beasiswa itu banyak sekali…bukan hanya ADS, chevening dan Stuned dkk… Pihak kampus juga seringkali memberikan beasiswa, lembaga-lembaga tertentu juga memberikan beasiswa. Yang terpenting motivasi kita yang kuat dan ikhtiar kita untuk mewujudkan motivasi itu…

Realisasinya? bisa cepat bisa lama.. karena realisasi bukan bagian kita, bukan wilayah kekuasaan kita tetapi Allah yang berhak menetapkan apakah kita mendapat beasiswa tahun ini atau empat tahun yang akan datang..

Mewujudkan impian apapun dibutuhkan usaha. Impian mempunyai kekuatan yang sangat besar, hanya ketika diperkuat oleh penelitian, pembelajaran dan usaha. Jika kita menjalani prosesnya, kita akan mencapai tujuan kita (Gene Perret).

Gambar

Kopdar Milad Pertama Pemburu Beasiswa 2.0 ( 07 september 2012 )

Kopi darat atau yang sering di sebut Kopdar yang Alhamdulillah untuk pertama kali nya luar biasa lancar telah di laksanakan 07 september 2012 tepat dengan hari lahir ( ulang tahun saya😀 ) dengan suasana yang luar biasa, dari berbagai kampus di indonesia plus penerima beasiswa dalam dan luar negeri juga, benar-benar terasa komplit dan nuansa kekeluargaan yang kami rasakan feel nya benar-benar dapat😀 meskipun di antara kami belum pernah sekali pun bertemu, bertatap langsung dan kami bertemu pun dengan sebuah kode dari saya , ya di senayan city tepatnya. Tempat yang saya pilih dengan modal Google dan nekad untuk pertama kali nya saya ke senci ( senayan city ), alhamdulillah ga pakai nyasar. Tergelitik juga dengan keadaan mall yang syaa kunjungi waktu itu, menarik dan ada “perbedaan” yang saya rasakan ( atau mungkin karena saya jarang ke mall kali yaa😀 ) saya berangkat dari jam 06.30 wib sampai di senci jam 09.00 wib, super sekali dahsyat Belum buka itu mall, hahaha sudah sendiri nekad ga mau pakai anter naik busway modal tanya orang xD , inilah keawaman saya dari dulu ga suka ke mall, gatau kalau mall rata-rata buka jam 10 an semua, ya rata-rata ( katanya ) . Saya lebih suka kalau di ajak ke perpus atau gramedia dan itu pasti ga akan nolak hahaha sudah kebiasaan dan sebuah keharusan, aaaa semua di jalani dengan enjoy🙂 sampai menunggu buka senci menikmati keindahan sekitar dan ngobrol dengan ibu-ibu yang menceritakan kenakalan anaknya yang tidak mau sekolah karena uang saku kurang, astaghfirullah..saya tanya kelas berapa dan berapa uang saku yang biasa di berikan , mendengar jawban ibu itu saya jadi mau ketemu dengan si anak. Kelas empat SD dengan uang saku tiga puluh ribu Kurang (???) mungkin kalau saya jadi ibu nya sudah bertindak bagai detective conan😀 aneh di rasa kalau pakai logika, atau memang ibu nya yang terlalu memanjakan ? wallahu’alam belum selesai obrolan mall sudah buka, tepat jam 10 keliling sendirian dari lantai ke lantai sampailah mata tertuju ke sebuah tempat yang cocok buat diskusi cukuplah rombongan 100-an, tepat lantai lima depan KFC  saya duduk dan melakukan aktivitas yang memang bisa di lakukan menunggu teman-teman PB datang. Jam 10.25- 13.00 Wib menunggu mereka datang, sangat nikmat sekali walau awal rasa nya bosan..yakin  dalam bisik hati awal yang bosan untuk akhir yang indah hahaha satu persatu datang dari mbak early ( penerima beasiswa DAAD Jerman ) dengan di susul mbak riskha (unpad ) dan yusuf dan hamzah ( universitas al azhar ) dan bergantian pada datang sampai yang terakhir lukman ( STAN ) jauh-jauh dari jurang mangu ikut hadir meramaikan acara ini. Awesome! hmm..disinilah benar-benar saya dapat makna sebuah kekeluargaan dan persahabatan. Manusia dalam hidupnya tidak bisa lepas dari orang lain. Bergaul menjadi fitrah dan kebutuhan dasar manusia. Untuk memenuhi kebutuhannya, manusia harus menjalin hubungan dengan sesamanya. Kehadiran orang lain adalah suatu keharusan karena manusia tidak bisa hidup sendiri. Inilah yang saya dapat ketika bertemu mereka🙂

Kami bercerita , berkenalan satu sama lain menceritakan mimipi-mimpi ke depan nya dengan penuh semangat yang kami YAKIN suatu saat akan terwujud, perlahan-perlahan tentu nya. Benar-benar terasa mimpi itu dekat dan sangat mendekatkan ketika satu persatu berucap dan menceritakan tentang impian nya mulai dari Risty Mahasiswi UPN veteran yang berkeinginan lanjut kuliah di MIT, yusuf yang ingin kuliah di jerman, afiat yang alhamdulillah ketika saya menulis ini dia sudah berada di cina tepatnya Guangzhou . Dan banyak lagi dari kami mengutarakan mimpi-mimpi tersebut bergantian. Setiap orang pasti memiliki mimpi, dan itu adalah hal yang baik karena mimpi adalah kekuatan untuk melangkah lebih jauh dalam kehidupan ini. Bermimpi-lah! Bahkan jika kita memiliki sebuah mimpi yang besar sekalipun, maka bayangkanlah! Karena kekuasaan, rahmat dan kasih sayang Allah Swt terbentang luas bagi seluruh hamba-hamba-Nya tanpa terkecuali. Dia sendiri yang mengatakan, “…dan janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah..” (QS. Az-Zumar [39]: 53).

Setelah selesai kami menunaikan shalat maghrib bersama sekaligus di tutup lah acara kopdar milad pertama kami tepatnya kopdar milad pertama pemburu beasiswa. Dengan kesimpulan memang benar… Tidak semua mimpi besar kita akan berbuah kesuksesan. Tapi, tidak ada kesuksesan yang tidak diawali oleh sebuah mimpi besar!Jadi berani-lah bermimpi besar. Karena mimpi itu adalah harapan, dan harapan itu selalu ada untuk mereka yang mempercayainya.Selamat bermimpi!! Karena mimpi itu murah, ga keluar banyak energi, apalagi duit😀 Satu janji kami sebelum pulang suatu saat nanti : KAMI AKAN KOPDAR BERTATAP MUKA DI BAWAH MENARA EIFEL PARIS entah satu, dua, tiga, atau empat tahun lagi.. hanya Allah yang Tahu🙂🙂 Karena KAMI percaya, Allah akan memeluk mimpi-mimpi ini dan mewujudkan nya, dan jika lau tidak ada ganti yang PASTI lebih baik. Aamiin Yaa Robbal’alamin

Gambar

Foto penuh semangat impian dan kebahagiaan🙂

Pameran Pendidikan Pemburu Beasiswa 2.0

 

 

Gambar

Gambar

Gambar

Seminar Pemburu Beasiswa 2.0

Gambar

Gambar

Gambar

Gambar

Gambar

PEMBURU BEASISWA 2.0

Gambar

Gambar

Saya yakin bahwa kesuksesan meninggalkan jejak! Yeaaah YAKIN!🙂

“Allah akan meninggikan beberapa derajat bagi orang-orang yang menuntut ilmu”

Sukses itu bisa dimulai dari mana saja, dari atas oke, dari bawah juga tidak masalah. Yang penting jangan berhenti hanya 5 senti, atau 50 senti. Seperti otak orang tua yang harus di latih, fisik anak-anak muda juga harus di sekolahkan. Dan sekolahnya bukan di atas bangku, tetapi ada di alam semesta, berteman debu dan lumpur, berhujan dan berpanas-panas, jatuh dan bangun.( BapakRhenald Kasali, Guru Besar Universitas Indonesia)

Ganbarimashouu!!

Wassalamualaikum warahmatullah wabarakatuh…