Assalamu’alaikum warahmatullah wabarakatuh..

Salah satu negara dengan perekonomian terkuat di Eropa adalah Jerman. Banyak industri otomotif terkenal berbasis di negara ini. Siapa yang tidak kenal nama-nama seperti Mercedes-Benz, Volkswagen, Audi, dan Opel? Bukan hanya dalam industri otomotif, merk Jerman mendunia. Siemens misalnya juga menjadi merk jaminan kualitas untuk berbagai alat elektronik, dari peralatan rumah tangga sampai alat-alat canggih di rumah sakit.

Tapi bukan hanya industri yang maju di Jerman. Pendidikan Jerman juga terkenal di dunia. Dalam peringkat 200 universitas terbaik di dunia versi Times Higher Education untuk tahun 2007, 2008, and 2009, nama-nama universitas di Jerman seperti Technical University Munich, University of Heidelberg, Free University of Berlin, and Ludwig Maximilians University Munich selalu muncul. Dan jangan salah! Bukan hanya 4 nama ini yang muncul dalam daftar bergengsi ini, tapi nama-nama lain seperti University of Karsruhe, University of Freiburg, RWTH Aachen, dan University of Stuttgart juga sering muncul. Jadi, siapa yang masih ragu akan kualitas pendidikan Jerman?

Faktor lain yang membuat pendidikan di Jerman menarik adalah biayanya. Di Jerman tidak ada pembedaan antara mahasiswa asli Jerman dan orang asing, termasuk dari Indonesia. Dan hal ini berarti pendidikan di Jerman murah meriah! Dulu uang kuliah (tuition fee) untuk semua universitas di Jerman 0 Euro, alias gratis! Mahasiswa biasanya hanya membayar uang registrasi, sumbangan sosial dan uang tiket transportasi (bus, kereta api, tram, metro) semesteran yang besarnya tergantung negara bagian tempat universitas itu berada. Sayang sekarang beberapa negara bagian, seperti Bayern (tempat kota Munich misalnya) dan Baden Wuttenberg (tempat kota Karlsruhe misalnya) meminta uang kuliah dari para mahasiswa, tapi besarnya masih bisa dibilang kecil dibandingkan negara-negara Eropa lain: hanya sekitar 300 – 500 Euro (Rp. 3,6 juta – 6 juta) per semester. Tapi masih banyak negara bagian yang tidak memungut uang kuliah seperti di Berlin, Hessen (negara bagian tempat kota Frankfurt misalnya), dan negara-negara bagian yang dulu termasuk Jerman Timur. Sebagian dari negara-negara bagian yang secara umum tidak memungut uang kuliah itu hanya meminta uang sekolah hanya bagi mahasiswa yang masa studinya telah melewati suatu batas tertentu, jadi bisa dibilang hanya bagi mahasiswa-mahasiswa abadi, tetapi bagi mahasiswa baru tetap gratis!  :)   Di luar uang kuliah, ada beberapa pos anggaran lain seperti telah disebutkan di atas (uang registrasi, sumbangan sosial, dan tiket semesteran). Uang registrasi dan sumbangan sosial juga bervariasi untuk tiap negara bagian, tapi rata-rata besarnya sekitar 50 – 150 Euro (Rp. 600 ribu – 1.8 juta) per semester. Tiket semesteran yang besarnya sekitar 100 – 300 Euro (Rp. 1,2 juta – 3.6 juta) memberikan akses bagi para mahasiswa untuk menggunakan transportasi umum di kota tempat mereka belajar, dan seringkali juga di kota-kota sekelilingnya. Untuk mengetahui berapa persisnya uang yang harus dibayar per semester, teman-teman dapat mengecek di website universitas yang dituju.

Walaupun ada faktor-faktor penarik di atas, sebagian orang masih takut untuk pergi melanjutkan pendidikan di Jerman karena faktor bahasa. Tapi sebenarnya hal ini tidak sepenuhnya benar. Banyak universitas di Jerman yang melaksanakan kegiatan belajar-mengajar untuk jenjang S-2 (dan kadang-kadang juga S-1) dalam bahasa Inggris. Untuk S-3, kebanyakan universitas tidak menuntut calon-calon doktor ini untuk mengikuti kuliah, melainkan hanya melakukan riset. Karena para profesor dan dosen-dosen di Jerman mahir berbahasa Inggris, buat para mahasiswa S-3 biasanya tidak ada masalah bahasa. Tapi memang betul, bahasa Jerman akan lebih mempermudah. Untuk teman-teman yang ingin langsung melanjutkan pendidikan dari SMA ke Jerman, biasanya teman-teman harus mengikuti sekolah penyetaraan yang disebut Studienkolleg selama 1-2 tahun, di mana bahasa Jerman juga diajarkan. Jadi tidak perlu terlalu khawatir tentang bahasa! :D

Di Jerman pendidikan tinggi diselenggarakan oleh dua macam institusi, Universität (universitas) dan Fachhochschule (politeknik). Lulusan Fachhochschule (FH) diarahkan untuk mempunyai keterampilan dan pengetahuan praktis yang bisa langsung dipergunakan dalam dunia kerja, sedangkan universitas ditujukan untuk mencetak orang-orang yang akan membuat desain dan inovasi baru. Untuk itu lulusan universitas biasanya diberi pengetahuan teoritis yang lebih banyak daripada lulusan FH. Sekarang baik FH maupun universitas di Jerman memberikan gelar bachelor dan master, tapi secara umum lulusan universitas dianggap lebih tinggi jenjang pendidikannya daripada FH. Walaupun demikian, FH sangat diminati karena lulusannya biasanya mudah mendapatkan pekerjaan di industri karena lulusan FH dianggap siap kerja. Jadi ke mana teman-teman ingin melamar terserah pada minat dan bakat yang ada. Untuk program S-3, tidak ada pilihan lain selain universitas, karena FH tidak diperkenankan membuat program doktor.

Memang secara umum pendidikan di Jerman diselenggarakan dalam bahasa Jerman. Itulah juga salah satu sebabnya bagi teman-teman yang ingin melanjutkan studi langsung setelah SMA ke Jerman, biasanya harus melalui sekolah persamaan yang disebut Studienkolleg. Di Studienkolleg ini akan diberikan pelajaran seperti matematika, fisika, kimia, dll. selain bahasa Jerman. Menurut pengalaman orang-orang Indonesia yang sudah melalui tahap ini, pelajaran di Studienkolleg biasanya tidak terlalu susah buat lulusan SMA Indonesia, terkecuali untuk bahasa Jerman. Lama pendidikan di Studienkolleg tergantung kecepatan teman-teman belajar, tapi biasanya sekitar 1-2 tahun.

Tapi jangan khawatir. Sekarang ini sudah semakin banyak jurusan yang dibuka dalam bahasa Inggris di Jerman. Untuk mencari program studi yang sesuai dengan minat dan bakat teman-teman, Deutscher Akademischer Austausch Dienst (DAAD) atau badan pertukaran akademis Jerman, telah menyediakan mesin pencari (search engine) di website mereka: http://www.daad.de/deutschland/index.en.html, di bagian “course search“. Di sana tidak hanya program reguler untuk S1 dan S2 yang tersedia, tapi juga program-program jangka pendek seperti summer school dan training. Untuk program S3, website DAAD juga menyediakan mesin pencari lewat “doctorate” -> “research explorer“.

Bagaimana dengan beasiswanya? Website DAAD juga memfasilitasi hal ini. Teman-teman dapat mengklik “support“-> “scholarship database“. Kebanyakan mahasiswa asing di Jerman yang mendapat beasiswa memang mendapatkannya dari DAAD, tapi DAAD ini bukanlah satu-satunya sumber. Seringkali universitas mempunyai kerja sama dengan industri atau badan penelitian seperti Fraunhofer Institute sehingga dapat memberikan beasiswa untuk S2 dan S3 (kadang-kadang ada juga untuk S1, tapi lebih jarang). Atau bisa juga lewat organisasi keagamaan, seperti gereja. Beasiswa-beasiswa dari sumber lain ini juga seringkali dapat ditemukan lewat database DAAD yang disebutkan di atas. Untuk S3, proyek yang dikerjakan itu biasanya mempunyai dana untuk membiayai peneliti, sehingga seringkali mahasiswa S3 di Jerman dianggap bekerja untuk universitas atau institut penelitian dan diberi gaji. Dalam banyak kasus, mahasiswa S3 yang dianggap pekerja ini juga harus ikut membantu proses belajar-mengajar di universitas, misalnya menjadi tutor atau menjadi pembimbing kedua untuk mahasiswa S1 atau S2. Tapi tidak selalu begitu. Banyak juga mahasiswa S3 yang dianggap pekerja hanya melulu melakukan penelitian S3-nya.

Keuntungan tambahan bila kita mendapatkan beasiswa DAAD adalah adanya program kelanjutan untuk alumni. Program kelanjutan ini bisa berupa bantuan buku atau alat-alat penelitian, bahkan kesempatan untuk kembali ke Jerman dalam rangka pelatihan atau kursus singkat. Pemerintah Jerman juga memberikan bantuan bagi alumni perguruan tinggi Jerman yang ingin kembali ke negara asalnya.

Beasiswa DAAD

Di Jerman setiap tahun DAAD (Deutscher Akademischer Austausch Dienst) mensponsori summer school pilihan yang diselenggarakan berbagai universitas di Jerman. Sasaran dari program ini adalah para akademisi dan peneliti muda, di samping para mahasiswa.  Summer schoolyang dipilih ini harus memenuhi beberapa syarat, misalnya:

  1. berlangsung minimal 14 hari
  2. menawarkan program sosial regional-kultural yang menarik (biasanya ini berarti ada acara jalan-jalan :) )
  3. ditujukan untuk peserta dari multi negara (lebih dari satu), dan minimal 50% dari peserta adalah orang non-Jerman
  4. ditawarkan secara kontinu selama beberapa tahun

Keuntungan bagi teman-teman untuk mengikuti summer school yang disponsori oleh DAAD adalah tersedianya beasiswa untuk:

  1. mengganti uang perjalanan dari negara asal (Indonesia misalnya) yang besarnya untuk Indonesia bervariasi antara 675 – 900 euro per peserta
  2. mengganti uang kuliah (course fee) dengan besar maksimum 500 euro per peserta
  3. uang saku dan akomodasi dengan jumlah maksimum 250 euro per peserta per minggu

Cukup menarik kan? Nah, daftar summer school yang disponsori oleh DAAD  adalah:

1. Universität Bayreuth
Religion and Order in Africa

2. Charité Berlin

3. HU Berlin
Leo Baeck Summer University

4. TU Berlin
Advanced Seperation Technologies in Chemical Engineering

5. Universität Bonn
Comparative Regional Integration

6. Palucca Schule Dresden HS für Tanz
Internationale Sommerwerkstatt 2010

7. TU Dresden
ICCL Summer School 2010

8. FH Erfurt
International aspects of entrepreneuership V – creative ides for the youth market

9. Universität Erfurt
Muslims in the West

10. Universität Gießen
Internationale Summeruniversität 2010

11. Universität Greifswald
Energy and Environment

12. Universität Hamburg
Physics of Functional Micro- and Nanostructures

13. Universität Hannover

14. Hochschule Hof
International Summer School 2010

15. TU Ilmenau
Wireless Commuications –  New Technologies & Research Challenges

16. Hochschule München
Munich Summer School of  Applied Sciences

17. TU München
International Summer School Marktoberdorf 2010

18. Universität München
International Summer School on String Theory

19. Universität Osnabrück

Informasi selengkapnya tentang summer school yang ditawarkan ini dapat dilihat dengan mengikuti link yang diberikan di atas, atau mengunjungi website berikut:

http://www.daad.de/hochschulen/internationalisierung/deutsche-sommerakademie/05041.de.html

Daftar Uang Kuliah (Tuition Fee) Universitas di Jerman

Sistem tuition fee di Jerman agak memusingkan karena ditetapkan oleh masing-masing negara bagian, untuk membantu teman-teman yang berkeinginan melanjutkan studi ke Jerman, kami berikan daftar umum tuition feeyang diminta per negara bagian di Jerman, beserta universitas-universitas negeri yang ada disana. Dalam artikel ini kami sedikit mempergunakan istilah Jerman yang lazim digunakan, antara lain:

a. erststudium: uang kuliah jika program studi yang dipilih teman-teman ini adalah pilihan pertama atau satu-satunya program studi yang teman-teman ikuti

b. zweitstudium: uang kuliah yang harus dibayar jika program studi yang dipilih teman-teman ini adalah program studi kedua yang teman-teman ikuti disamping mengikuti program studi di universitas lain di Jerman

c. semesterbeitrag: pungutan yang diminta untuk membayar tiket transportasi semesteran yang berlaku di kereta, bus, tram, dan subway yang berlaku di kota tempat universitas itu berada dan seringkali di kota-kota sekitarnya. Pungutan ini juga diperuntukkan sebagai bentuk partisipasi sosial mahasiswa

d. langzeitstudenten: uang kuliah yang harus dibayar bila teman-teman belum lulus dari waktu program yang seharusnya (mahasiswa abadi)

1. Negara bagian Nordrhein-Westfalen

erststudium: 0-500 euro, zweitstudium: 0-500 euro, semesterbeitrag: 140 euro, langzeitstudenten: 0-500 euro

Universitas: Fachhochschule Aachen, RWTH Aachen, Alanus Hochschule fur Kunst und Gesellschaft, Internationale Fachhochschule Bad Honnef-Honn, Fachhochschule fur Rechtspflege Nordrhein-Westfalen, Fachhochschule Bielefeld, Fachhochschule der Diakonie, Fachhochschule des Mittelstands Bielefeld, Universitat Bielefeld, Evangelische Fachhochschule Rheinland-Westfalen-Lippe, EBZ Business School, Hochschule Bochum, Ruhr-Universitat Bochum, Technische Fachhochschule Geor Agricola, Hochschule der Sparkassen-Finanzgruppe, Rheinische Friedrich-Wilhelms-Universitat Bonn, Hochschule Bonn-Rhein-Sieg, Europaische Fachhochschule,Fachhochuschule des Bunder fur offentliche Verwaltung, Hochschule fur Musik Detmold, Fachhochschule Dortmund, International School of Management Dortmund, Technische Universität Dortmund, Universität Duisburg-Essen, Fachhochschule Düsseldorf,
Heinrich-Heine-Universität Düsseldorf, Kunstakademie Düsseldorf, Robert-Schumann-Hochschule Düsseldorf,
Fachhochschule für Oekonomie & Management, Folkwang Universität, Fachhochschule Gelsenkirchen Fachhochschule für öffentliche, Verwaltung Nordrhein-Westfalen, FernUniversität in Hagen, Hochschule Hamm-Lippstadt, SRH Hochschule für Logistik und Wirtschaft Hamm, Hochschule für Kirchenmusik der Evangelischen Kirche von Westfalen, Hochschule Ostwestfalen-Lippe, Business and Information Technology School, Fachhochschule Südwestfalen, Deutsche Sporthochschule Köln, Fachhochschule Köln, Hochschule für Musik und Tanz Köln, Katholische Hochschule Nordrhein-Westfalen, Kunsthochschule für Medien Köln, Universität zu Köln, Rheinische Fachhochschule Köln, Deutsche Hochschule der Polizei, Fachhochschule Münster, Kunstakademie Münster, Philosophisch-Theologische Hochschule Münster, Westfälische Wilhelms-Universität, Hochschule Neuss, Hochschule Niederrhein, Fachhochschule für Finanzen Nordrhein-Westfalen, Fachhochschule der Wirtschaft, Theologische Fakultät Paderborn, Universität Paderborn, Universität Siegen, Philosophisch-Theologische Hochschule SVD St. Augustin, Universität Witten/ Herdecke, Bergische Universität Wuppertal, Kirchliche Hochschule Wuppertal/Bethel.

2. Negara Bagian Baden-Württemberg

erststudium: 500 euro, zweitstudium: 500 euro, semesterbeitrag: 40-120 euro, langzeitstudenten: 500 euro

a. erststudium: uang kuliah jika program studi yang dipilih teman-teman ini adalah pilihan pertama atau satu-satunya program studi yang teman-teman ikuti

b. zweitstudium: uang kuliah yang harus dibayar jika program studi yang dipilih teman-teman ini adalah program studi kedua yang teman-teman ikuti disamping mengikuti program studi di universitas lain di Jerman

c. semesterbeitrag: pungutan yang diminta untuk membayar tiket transportasi semesteran yang berlaku di kereta, bus, tram, dan subway yang berlaku di kota tempat universitas itu berada dan seringkali di kota-kota sekitarnya. Pungutan ini juga diperuntukkan sebagai bentuk partisipasi sosial mahasiswa

d. langzeitstudenten: uang kuliah yang harus dibayar bila teman-teman belum lulus dari waktu program yang seharusnya (mahasiswa abadi)

Universitas: Hochschule Aalen, Hochschule Albstadt-Sigmaringen, Hochschule Biberach, Internationale Hochschule Calw, SRH Hochschule Calw, Hochschule Esslingen, Albert-Ludwigs-Universität Freiburg, Evangelische Fachhochschule Freiburg, Hochschule für Musik Freiburg, Freie Hochschule für Grafik-Design & Bildende Kunst Freiburg, Katholische Fachhochschule Freiburg, Pädagogische Hochschule Freiburg, Zeppelin University(Friedrichshafen), Hochschule Furtwangen, Hochschule für Jüdische Studien  (Heidelberg), Hochschule für Kirchenmusik Heidelberg, Pädagogische Hochschule Heidelberg, Ruprecht-Karls-Universität Heidelberg, SRH Fachhochschule Heidelberg, SRH Hochschule Heidelberg, Hochschule Heilbronn, German Graduate School of Management and Law (Heilbronn), Naturwissenschaftlich-Technische Akademie Isny, Hochschule Karlsruhe – Technik und Wirtschaft, Hochschule für Musik Karlsruhe, Merkur Internationale Fachhochschule Karlsruhe, Pädagogische Hochschule Karlsruhe, Staatliche Akademie der Bildenden Künste Karlsruhe, Staatliche Hochschule für Gestaltung Karlsruhe, Karlsruher Institut für Technologie, Hochschule für öffentliche Verwaltung Kehl, Hochschule Konstanz Technik, Wirtschaft und Gestaltung, Universität Konstanz, Wissenschaftliche Hochschule Lahr, Akademie für Darstellende Kunst Baden-Württemberg (Ludwigsburg), Hochschule für öffentliche Verwaltung und Finanzen Ludwigsburg, Filmakademie Baden-Württemberg  (Ludwigsburg), Pädagogische Hochschule Ludwigsburg, Hochschule Mannheim, Hochschule für Musik und Darstellende Kunst Mannheim, Popakademie Baden-Württemberg (Mannheim), Universität Mannheim, Hochschule der Bundesagentur für Arbeit (Mannheim, Schwerin), Hochschule für Kunsttherapie Nürtingen, Hochschule für Wirtschaft und Umwelt Nürtingen-Geislingen, Hochschule Offenburg, Hochschule Pforzheim, Hochschule Ravensburg-Weingarten, Duale Hochschule Baden-Württemberg, Hochschule Reutlingen, Theologische Hochschule Reutlingen, Evangelische Fachhochschule Reutlingen-Ludwigsburg, SRH Fernfachhochschule Riedlingen, Hochschule für Forstwirtschaft Rottenburg, Katholische Hochschule für Kirchenmusik Rottenburg, Fachhochschule für Rechtspflege Schwetzingen, Hochschule für Gestaltung Schwäbisch Gmünd, Pädagogische Hochschule Schwäbisch Gmünd, Fachhochschule Schwäbisch Hall, AKAD-Fachhochschulen  (Stuttgart), Freie Hochschule Stuttgart – Seminar für Waldorfpädagogik, Hochschule der Medien Stuttgart, Hochschule für Musik und Darstellende Kunst Stuttgart, Hochschule für Technik Stuttgart, Merz Akademie (Stuttgart), Staatliche Akademie der Bildenden Künste Stuttgart, Universität Hohenheim (Stuttgart), Universität Stuttgart, Hochschule für Musik Trossingen, Eberhard Karls Universität Tübingen, Evangelische Hochschule für Kirchenmusik Tübingen, Hochschule Ulm, Universität Ulm, Hochschule für Polizei (Villingen-Schwenningen), Gustav-Siewerth-Akademie (Weilheim-Bierbronnen), Pädagogische Hochschule Weingarten

3. Negara Bagian Bayern

erststudium: 300-500 euro (universitas dan sekolah tinggi seni) 100-500 (politeknik), zweitstudium: sama seperti erststudium, semesterbeitrag: berbeda-beda untuk setiap universitas, langzeitstudenten: sama seperti erststudium

Universitas: Hochschule Amberg-Weiden, Hochschule Ansbach, Hochschule Aschaffenburg, Hochschule Augsburg, Universität Augsburg, Otto-Friedrich-Universität Bamberg, Hochschule für evangelische Kirchenmusik Bayreuth, Universität Bayreuth, Philosophisch-Theologische Hochschule Benediktbeuern, Hochschule Coburg, Hochschule Deggendorf, Katholische Universität Eichstätt-Ingolstadt, Fachhochschule für angewandtes Management (Erding), Friedrich-Alexander-Universität Erlangen-Nürnberg, Hochschule Hof, Hochschule Ingolstadt, Hochschule Kempten, Hochschule Landshut, Munich Business School, Akademie der Bildenden Künste München, Hochschule für Angewandte Sprachen München, Hochschule München, Hochschule für Fernsehen und Film München, Hochschule für Musik und Theater München, Hochschule für Philosophie München, Hochschule für Politik München, Fachhochschule für öffentliche Verwaltung und Rechtspflege in Bayern (München), Katholische Stiftungsfachhochschule München, Ludwig-Maximilians-Universität München, Technische Universität München, Ukrainische Freie Universität München, Universität der Bundeswehr München, Hochschule Neu-Ulm, Augustana-Hochschule Neuendettelsau, Akademie der Bildenden Künste Nürnberg, Evangelische Fachhochschule Nürnberg, Georg-Simon-Ohm-Hochschule Nürnberg, Hochschule für Musik Nürnberg, Universität Passau, Hochschule Regensburg, Hochschule für Katholische Kirchenmusik und Musikpädagogik Regensburg, Universität Regensburg, Hochschule Rosenheim, Fachhochschule Weihenstephan, Hochschule für Musik Würzburg, Julius-Maximilians-Universität Würzburg, Fachhochschule Würzburg-Schweinfurt.

FH atau Universitas

Salah satu persiapan penting untuk studi di Jerman adalah memilih sekolah tinggi yang tepat dan sesuai dengan keinginan dan kemampuan. Pilihan sekolah tinggi di Jerman untuk orang asing pada umumnya dibagi dua: FH dan Universitas.

FH adalah University of Applied Science dan sering kali diterjemahkan sebagai Polytehnik di Indonesia. Istilah FH(Fachhochschule) sudah diganti menjadi Hochschule beberapa tahun terakhir, karena tingkat pendidikan yang ditawarkan Hochschule semakin lama semakin setara dengan Universitas. Sering kali orang Indonesia yang merencanakan studi di Jerman sulit untuk memilih FH atau Universitas. Untuk orang-orang yang memilih jurusan-jurusan tertentu lebih mudah, karena ada beberapa jurusan yang hanya ditawarkan di FH atau di Universitas. Contoh studi kedokteran hanya ada Universitas, sedangkan Design Interior hanya ada di FH. Tetapi jurusan-jurusan lain(seperti mesin, elektro, computer) pada umumnya ada di FH dan di Universitas. Di bawah ini saya membahas point-point yang menjadi pertimbangan untuk memilih FH atau Universitas. Dari pengalaman saya yang adalah lulusan FH dan melihat beberapa teman-teman, point-point di bawah lebih menyarankan FH. Tetapi saya juga mendukung orang-orang yang berusaha keras untuk studi di Universitas.

1. Isi studi
Studi di FH lebih berorientasi ke praktek dan isi mata kuliahnya tidak dibahas dengan mendalam seperti di Universitas. Sering kali ini menjadi alasan orang lebih memilih Universitas, karena merasa rugi jauh-jauh sekolah ke Jerman kalau tidak belajar sampai mendalam. Untuk orang yang memang senang belajar dan mampu, bagus untuk memilih Universitas. Dan juga untuk yang ingin jadi dosen atau kerja di Research, Universitas lebih tepat. Tetapi dilain sisi jika ingin pergi ke dunia kerja atau menjadi wiraswasta mungkin FH lebih tepat. Karena di dunia kerja dan FH, jarang sekali pengetahuan yang mendalam dibutuhkan. Dan kalau seandainya pengetahuan yang mendalam dibutuhkan di dunia kerja, perusahaan juga akan memberikan waktu untuk memperdalam pengetahuan di waktu kerja.

2. Lingkungan studi
Point yang satu ini tergantung dengan jurusan yang diambil. Hal yang saya bahas di point ini biasanya terjadi untuk jurusan-jurusan umum seperti mesin, elektro, dan computer. Lingkungan studi di FH biasanya lebih kecil, dengan demikian mahasiswa saling kenal, juga dengan dosen. Lingkungan studi di Universitas biasanya lebih besar, jadi sering kali mahasiswa saling tidak kenal. Dan karena begitu banyak mahasiswa, dosen memiliki beberapa asisten untuk membantu dosen mengajar atau memeriksa hasil tes.

3. Masa studi
Masa studi juga berkaitan dengan point diatas. Pada umumnya mahasiswa FH selesai lebih cepat dari orang-orang yang studi di Universitas. Karena di Jerman tidak ada drop out dan tidak ada tekanan untuk lulus dengan cepat, ada orang-orang yang studi lama sampai 20 semester. Karena itu penting di sini untuk memiliki strategi. Kalau setelah beberapa semester di Universitas sepertinya tidak ada kemajuan, mungkin harus dipikirkan untuk pindah ke FH. Saya mengenal beberapa orang dari Universitas yang pindah ke FH, karena studi di Universitas terlalu lama. Dan setelah itu mereka sukses, lulus dengan cepat dari FH, dan mendapat kerjaan di Jerman.

4. Waktu luang
Pada umumnya studi di FH lebih padat selama semester dan ujian-ujian diadakan pada akhir semester, karena masa ujian ditetapkan oleh FH. Setelah itu mahasiswa FH bebas selama liburan.  Jadi biasanya mahasiswa FH ada waktu luang selama libur semester untuk kerja atau untuk liburan. Sedangkan di Universitas selama semester biasanya lebih tidak padat, karena ujian-ujiannya diadakan pada setelah libur semester, karena waktu ujian ditetapkan oleh dosen. Dan waktu luang mahasiswa Universitas adalah selama semester karena jadwal kuliahnya tidak padat. Dan mereka biasanya belajar di masa liburan untuk ujian.

Semoga point-point di atas bisa membantu untuk menjadi bahan pertimbangan dalam memilih FH atau Universitas.

Hal-hal yang perlu di ketahui dan dipersiapkan ketika ingin mendaftar ke sebuh Univ atau FH di Jerman adalah : (Via Bayu,PPI DuE)

1. Deadline applikasi : Deadline applikasi pendaftaran untuk masuk Uni dan FH berbeda satu sama lain. Uni biasanya memulai perkuliahan bulan April (summer semester) dan bulan Oktober (winter semester) . Sebagai contoh saya berikan link untuk Uni http://www.uni-due.de/international/en_deadlines.shtml dan link deadline pendaftaran untuk FH http://www.fh-duesseldorf.de:8080/english/d_prospectivestudents/info_1degreeseekings/a/c3.

2. Memilih jurusan : tak jarang hal ini juga menjadi pertimbangan atau keragu-raguan karena kita tidak tahu apakan jurusan yang di tuju tepat dengan pilihan kita. Hal pertama yang dilakukan adalah mencari informasi atau mendowload flyer yang ada pada web Uni atau FH tersebut, supaya kita tahu benar mata kuliah apa saja yang akan di ajarkan atau dalam bahasa apa saja mata kuliah tersebut di tawarkan. Seperti pada jurusan saya di Mech Engineering Uni Duisburg Essen. Study plan saya dapat dilihat sebagai berikut https://ti.uni-due.de/vdb/info.php?id=46&mode=studiengang. Untuk memilih Uni atau FH yang tepat mungkin link berikut bisa menjadi acuan http://www.young-germany.de/yg/degree-programs.html.

3. Syarat-syarat untuk mendaftar : setelah kita mendapatkan Uni atau FH yang cocok berikut jurusannya, maka langkah berikutnya adalah mengetahui syarat-syarat apa saja yang harus di persiapkan untuk melengkapi applikasi yang akan dikirimkan. Sebagai contoh bisa melihat di link berikut http://www.uni-due.de/ise/admission.shtml.

Yang paling penting adalah, download dan mengisi form applikasi , kemudian membuat format  CV standar eropa http://europass.cedefop.europa.eu/europass/home/hornav/Downloads/EuropassCV/CVTemplate.csp (dapat di download disini). Surat kemampuan berbahasa Inggris dan Jerman (jika diminta), jika bachelor tidak dilakukan dalam bahasa Inggris, maka kita perlu melampirkan sertifikat seperti IELTS atau TOEFL Internasional, berapa tinggi skor minimal dapat dilihat di web Uni atau FH masing-masing. Tak jarang juga beberapa Uni atau FH di Jerman meminta GMAT atau GRE juga (http://www.ets.org/). Surat rekomendasi dari 2 orang. Orang yang layak memberi surat rekomendasi kepada kita tentu saj orang yang kita  kenal dan mengetahui kemampuan kita secara akademik dan sosial. Jika baru lulus sarjana dan belum bekerja, maka orang yang paling layak tentu saja pembimbing skripsi kita dan dosen yang dekat dengan kita. Jika sedang bekerja maka boleh di katakan atasan kita yang berhak dan satu lagi dosen pembimbing kita ketika skripsi dahulu.

TestDAF di perlukan jika jurusan yang diambil dalam bahasa Jerman, maka sertifikat TestDAF sebagai syarat utama untuk mendaftar di Univ atau FH tersebut. Beberapa file perlu yang perlu di terjemahkan kedalam bahasa Inggris dan Jerman adalah Ijazah Sarjana, Ijazah SMA. Syarat itupun bisa berbeda-beda tiap Uni atau FH, tergantung dari sayarat apa saja yang di minta.

4. Setelah semua file lengkap maka langkah berikutnya adalah mengirimkan file bisa melalui POS atau sarana pengiriman lain. Menurut pengalaman saya dulu, sekarang beberapa Univ Jerman bisa melakukan pendaftaran melalui Online. Walaupun beberapa Univ atau FH masih meminta file lagi dalam bentuk kertas untuk dikirimkan. Hal tersebut tidak menjadi pengaruh apakah mendaftar secara Online atau secara manual dengan mengirim file-file tersebut.

DAAD juga menyelenggarakan juga beasiswa/ bantuan untuk short courses atau trainings. Bisa dilihat di website http://www.daad.de masuk ke support -> scholarship database.
Misalnya: http://www.daad.de/deutschland/foerderung/stipendiendatenbank/00462.en.html?fachrichtung=6&land=5&status=1&enter.x=91&enter.y=4

Mungkin itu dulu, semoga Membantu Buat Teman-Teman Yang Berminat melanjutkan studi ke jerman:D

Tetap Semangaaaat ya Sob-Sob Beasiswa!!

“Man Jadda Wajada”

Dari Berbagai Sumber😀

Wassalamu’alaikum warahmatullah wabarakatuh..

 

Best Regards

inna