Tips ini disampaikan dalam upaya menjaga diri dan keluarga dari dampak negatif Facebook yang telah di jabarkan diatas. Sekaligus dalam rangka melaksanakan salah satu perintah Allah untuk menjaga diri dan keluarga dari api neraka.

 

 

Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman,

 

 

:يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا قُوا أَنفُسَكُمْ وَأَهْلِيكُمْ نَارًا وَقُودُهَا النَّاسُ وَالْحِجَارَةُ عَلَيْهَا مَلَائِكَةٌ غِلَاظٌ شِدَادٌ لَا يَعْصُونَ اللَّهَ مَا أَمَرَهُمْ وَيَفْعَلُونَ مَا يُؤْمَرُونَ

 

Artinya: ” Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu; penjaganya malaikat-malaikat yang kasar, yang keras, yang tidak mendurhakai Allah terhadap apa yang diperintahkan-Nya kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang di perintahkan “. (At-Tahrim: 6)

 

 

Dahsyatnya fenomena facebook dan pemberitaan disana-sini soal dampak buruknya menjadikan anda yang hendak berfacebook atau yang sudah berstatus user wajib untuk mengetahui ilmunya, tips, dan triknya.

 

 

Nah, bagi yang belum dan sangat kepincut ingin segera berfacebook, berikut akan kami sampaikan beberapa tips dan trik aman berfacebook.

 

 

1. Jangan terlalu lengkap memasang profil atau data diri dalam Facebook. Memang semakin lengkap profil, semakin mudah mendapatkan teman. Tetapi disisi lain juga semakin beresiko jika data diri anda disalahgunakan (abused)

 

 

2. Memasang foto tidak harus yang close-up. Sebagian orang malah menyembunyikan wajah asli mereka, menggantinya dengan gambar yang lain, misal: bunga, pemandangan alam, masjid, cover buku dan lainnya. Memang foto close-up sangat rawan fitnah dan memungkinkan orang lain berbuat jahat kepada anda. Dengan kecanggihan teknologi informasi dan komputer sekarang ini, tak jarang di jumpai kasus pornografi atau lainnya yang sebenarnya hanya rekayasa gambar. Misal, seseorang mengcopy foto anda kemudian menempatkannya di tempat-tempat yang tidak semestinya sehingga anda terfitnah karenanya.

 

 

3. Jangan membuka luas-luas akses pada informasi pribadi anda, batasi hanya untuk teman-teman anda. Bagaimana caranya? Sorot pengaturan di Menu Bar, cari dan klik Pengaturan Privasi (ikon gambar adalah gembok), lalu klik Profil. Pastikan Hanya Teman yang anda perbolehkan untuk melihat Profil anda, terlebih jika anda terlanjur mengisi Profil dengan lengkap dan detail.

 

 

4. Jangan memasang foto-foto anda, teman, saudara dan keluarga yang sekiranya anda sendiri tidak merasa nyaman jika foto-foto tersebut tersebar laus secara bebas. Ingat, walau foto tersebut “hanya” diposting di akun facebook ada. Sebenarnya itu sama saja menyebarluaskannya ke publik. Sekali terposting dan tersebar, akan sangat sulit (dan nyaris mustahil) anda menyabut foto tersebut dari internet. Jadi selektiflah dalam berpose dan memposting foto anda.

 

 

5. Jangan sembarangan add friends dan melakukan approval (persetujuan atas permintaan seseorang untuk menjadi teman anda). Cara memilah dan memilihnya mudah, yaitu lihat saja beberapa jumlah mutual friends (teman yang sama) antara anda dan orang tersebut. Semakin sedikit mutual friends-nya, semakin sedikit teman-teman anda yang kenal dengannya, yang berarti semakin beresiko tinggi. Pastikan anda hanya menerima “pertemanan” yang mutual friends-nya cukup banyak.

 

 

6. Jangan sembarangan menerima tag photo. Boleh jadi anda akan disebut “banci tagging”, tetapi no problem, ini bagian dari selektivitas anda demi keamanan berfacebook. Artinya, sekali anda terjun ke facebook, rajin-rajinlah memeriksa “keadaan sekeliling”. Karena kita kadang menemukan foto diri kita yang di upload dan di tag oleh orang lain, padahal kita tidak suka foto tersebut disebarluaskan. Segera saja “untag” diri kita dari foto tersebut dan kalau perlu minta teman yang melakukan upload foto tersebut untuk mencabutnya.

 

 

7. Jangan sembarangan memilih Groups dan Pages karena yang membuatnya adalah pihak ketiga , kebenaran penawarannya tidak bisa dijamin. Banyak Groups dan Pages yang berupa spam.

 

 

8. Selektiflah menerima invite install aplikasi. Ingat sebagian besar aplikasi ini bukan dibuat oleh Facebook dan berpotensi mengambil data-data anda tanpa izin.

 

 

9. Jangan sembarangan melakukan posting komentar karena sangat mungkin dilihat dan dibaca oleh publik.

 

 

10. Ketika anda menemukan data atau profil anda di gunakan oleh pihak lain untuk hal-hal di luar kontrol anda, segeralah bertindak. Membiarkannya justru akan membuatnya makin berlarut dan dan berdampak destruktif, setidaknya untuk kenyamanan diri sendiri. Laporkan langsung ke pengelola layanan tempat kejadian impersonation (penyamaran/penyalahgunaan identitas), untuk segera mencabut informasi palsu tersebut. Atau mintalah bantuan teman atau yang sekiranya bisa mengatasi hal tersebut.

 

Semoga setelah membaca tulisan ini pembaca bisa bijaksana menyikapi hal ini. Akhirnya, semoga hari esok kita lebih baik dari sekarang.

 

~ Disalin secara ringkas dari buku ” Bahaya Facebook – Bagaimana Berfacebook Denga Aman, Sehat, dan Islami “ Hal. 81-97, Oleh: Andi Wicaksono, Penerbit: Aqwam ~