Kalau kita mau daftar beasiswa sekolah ke luar negeri, salah satu syarat yang diminta adalah skor TOEFL atau skor IELTS. Kemudian, kita mengerutkan kening sambil bertanya, ‘emang apa bedanya TOEFL dengan IELTS?’

Perbedaannya banyak dong.. tapi satu persamaan yaitu, sama-sama tes kemampuan bahasa Inggris yang berguna untuk kepentingan akademik (sekolah) di Negara-negara berbahasa Inggris. Bedanya, TOEFL itu sumbernya di Amerika sementara IELTS berasal dari Inggris.

Karena itu, jika ingin melanjutkan sekolah ke Amerika, yang diperlukan adalah skor TOEFL. Sedangkan jika ingin bersekolah ke Inggris, Australia, Canada, maka yang diperlukan adalah skor IELTS. Bagaimana dengan ke Belanda, Jerman, Singapura? Negara-negara itu menerima skor baik TOEFL maupun IELTS. Jadi silakan pilih…

Skor TOEFL dan IELTS juga berbeda.. Kalo TOEFL paper based skornya 310-677 dengan rata-rata yang diminta adalah 500 atau 550 atau bahkan 600. TOEFL iBT memberikan skor 0-120 dengan rata-rata nilai yang diminta adalah 80 atau 90. Sedangkan IELTS memberikan skor 0-9 dengan rata-rata skor yang diminta adalah 6,5 atau malah 7.

TOEFL paper based terdiri dari listening, grammar dan reading dengan semua soal pilihan ganda. Kita bisa saja beruntung sehingga tebakan kita jitu… dan nilai TOEFL kita bagus. Sementara TOEFL iBT meliputi listening, reading, writing dan speaking. Keempat tes ini dilakukan secara online dengan pusatnya di Malaysia… jadi menggunakan internet makanya namanya iBT.. alias internet based test. Di tes ini sebagian soal juga pilihan ganda, sehingga peluang untuk menjawab dengan teknik ‘itung kancing’ masih terbuka..

Sedangkan IELTS, yang meliputi listening, reading, writing dan speaking adalah paper based. Bahkan jawabannya kita tulis menggunakan pensil sehingga bisa kita hapus jika memang diperlukan dalam mengoreksi jawaban kita, ketika masih tersisa waktu saat tes. Speakingnya juga dilakukan dengan orang (interviewer) yang berada di hadapan kita, sehingga bisa riil merasakan dan melakukan percakapan. Hal ini berbeda dengan speaking di TOEFL iBT, kita bicara dengan computer…

Nah, terkait dengan skor yang lebih dipercaya, ada tiga ‘tingkatan’ TOEFL. Yaitu, TOEFL like atau institusional TOEFL yang bisa kita lakukan di berbagai tempat kursus bahasa Inggris di manapun. Biaya testnya biasanya 50 ribu atau 60 ribu saja. Hasil tes ini biasanya hanya berlaku enam bulan. Kedua, TOEFL institutional, yang hanya diselenggarakan di beberapa tempat.. misalnya di UPT Bahasa ITB Bandung, di UI Salemba, di Neso Jakarta. Umumnya hanya dilakukan sebulan sekali atau dua bulan sekali, tergantung peminatnya.. biayanya 27 dolar AS atau sekitar 275 ribu dan umumnya berlaku dua tahun. Ini kelasnya di atas yang pertama, tetapi tidak berlaku untuk internasional.. kalo dipake untuk daftar-daftar awal beasiswa, sudah cukup. Ketiga, adalah TOEFL iBT yang berlaku secara internasional. Biaya testnya sekitar 160 dolar AS sekali test, dan berlaku dua tahun.

Sementara IELTS hanya ada satu jenis, yaitu internasional IELTS yang tesnya berbiaya 150 dolar AS dengan masa berlaku dua tahun.

Hanya saja, sebagai (lagi-lagi) scholarshiphunter selama tiga tahun, aku menyarankan teman-teman untuk lebih mempersiapkan IELTS. Karena dari sisi persiapannya, misalnya jika Anda mengambil kursus preparation IELTS, maka IELTS lebih berguna kelak ketika kita studi di luar. Apalagi untuk program Master, akan banyak assignment yang membutuhkan kemampuan kita taking-notes dan writing.. dan itu diajarkan dengan rinci dan jelas di kursus preparation IELTS. Di TOEFL iBTmemang ada kemampuan taking-notes dan juga writing.. hanya saja, writing yang diajarkan Cuma satu jenis.. opini semata. Di IELTS kita di tes mengenai writing untuk data dan writing untuk opini, dengan kata lain IELTS lebih komplit.

Saranku, pastikan jenis kemampuan bahasa yang diminta oleh pemberi beasiswa. Jika memang mintanya TOEFL (seperti Fulbright yang diberikan oleh pemerintah AS) ya penuhi syarat tersebut.. .Tapi jika diminta TOEFL/IELTS, aku sarankan untuk menyiapkan IELTS. Karena itu tadi, saat melakukan preparation, kita bisa sambil belajar juga.. tak cuma buat tes, tapi juga buat kelak jika kita sekolah di luar negeri.

Oya sedikit catatan, untuk pendaftaran beasiswa tahap awal, beberapa jenis beasiswa tak mempermasalahkan jika kita mendaftar dengan TOEFL paper based sebab kelak mereka akan memberikan test lagi yang tarafnya internasional. Tapi memang akan lebih baik jika kita sudah punya skor internasional IELTS atau TOEFL.

Tips Menghadapi IELTS TEST

IELTS (International English Language Testing System) adalah ujian Bahasa Inggris bagi kamu yang ingin melanjutkan jenjang pendidikan ke daratan Inggris atau negara-negara persemakmuran. IELTS terdiri dari 4 bagian test: Listening, Reading, Writing dan Speaking. Biar kamu nggak terlalu deg-degan dan rugi bandar kalau nggak lulus test-nya (1 kali test 150U$ lho…), berikut ada tips singkatnya:

Bagian Listening, merupakan test yang bakal kamu hadapin pertama kali. Jangan gugup dan nervous. Berdo’a selalu obat penenang terbaik. Fokus dan kalau bisa duduk di dekat speaker. Sebelum test dimulai, browse singkat semua pertanyaan biar bisa menebak kira-kira apa jawaban dari test tersebut. Plus kita bisa mempersiapkan diri untuk menangkap informasi yang penting untuk diperhatikan.

Bagian Reading, memerlukan kemampuan membaca dengan cepat yang disebut skimming the text. Sama dengan bagian listening, lebih baik baca dulu semua pertanyaan dari awal hingga akhir. Baru baca text-nya dan jawab karena waktu yang diberikan sangat terbatas.

Bagian Writing, terdiri dari 2 bagian dimana bagian ke-2 lebih berbobot daripada bagian pertama. Mungkin lebih baik menjawab bagian kedua dulu karena ini merupakan tulisan yang berisi opini kamu tentang sesuatu. Tulis dengan baik dan pergunakan sebanyak mungkin vocabulary Anda. Bagian pertama merupakan tulisan mengenai sebuah diagram, chart ataupun gambar yang memperlihatkan sebuah proses tertentu.

Bagian Speaking, merupakan bagian akhir. Dalam berbicara sebaiknya intonasi jelas, aksen normal dan lakukanlah contact mata yang wajar dengan lawan bicara Anda. Ada 3 bagian dalam test ini: menceritakan informasi umum mengenai diri Anda, berbicara tentang topik tertentu selama 1 menit dan mengemukakan opini Anda tentang sesuatu.

Informasi lebih lanjut mengenai TOEFL iBT ini bisa diperoleh di http://www.ets.org/Media/Tests/TOEFL/pdf/TOEFL_Tips.pdf

Beberap tips

  • Persiapan selalu merupakan perjuangan. Tingkatkan semangat teman-teman dengan menyadari bahwa kemampuan yang diasah dalam persiapan TOEFL ini akan berguna juga dalam studi yang teman-teman inginkan. Dalam melakukan studi teman-teman harus juga banyak membaca, membuat karya tulis, mendengarkan kuliah, dan melakukan presentasi.
  • Kenali secara detail bentuk-bentuk soal dalam TOEFL iBT ini, sehingga pada saat mengerjakan tes, tidak ada waktu yang terbuang untuk memahami petunjuk pengerjaan soal. Contoh soal gratis bisa diperoleh di http://www.ets.org/toefl/ibt/prepare/sample_questions .
  • Jangan lupa melakukan registrasi tepat waktu. Ada biaya tambahan untuk registrasi lambat (biasanya kurang dari 7 hari sebelum tanggal tes). Informasi lebih lanjut tentang registrasi dan cara pembayaran bisa dilihat di http://www.ets.org/toefl/ibt/about/fees/
  • Datang awal di tempat tes, setidaknya sekitar 30 menit sebelum tes dimulai, karena kalau teman-teman terlambat, ada kemungkinan teman-teman tidak boleh masuk ke tempat tes dan kehilangan uang yang telah dibayarkan.
  • Jangan lupa membawa kartu identitas ke tempat tes. Barang-barang pribadi lain tidak diperbolehkan dibawa ke tempat tes. Persiapkan diri untuk tinggal di tempat tes selama 5-6 jam dengan memperhitungkan teman-teman harus datang awal: cukup makan dan minum sebelum tes, dan berpakaian yang nyaman.
  • Perbanyak kosa kata bahasa Inggris yang teman-teman kuasai. Dalam format TOEFL iBT memang tersedia fasilitas bantuan arti beberapa kata-kata yang dianggap tidak umum, tapi tidak ada tambahan waktu bagi teman-teman ketika menggunakan fasilitas bantuan ini!
  • Dalam bagian Listening dan Reading ada kemungkinan teman-teman akan mendapatkan soal-soal eksperimental yang tidak dinilai, sehingga waktu tes juga bisa bervariasi. Walaupun demikian teman-teman tidak akan tahu soal-soal mana yang merupakan eksperimen, jadi semua soal harus dikerjakan sebaik-baiknya.
  • Dalam bagian Listening dapat pula muncul soal-soal yang mengetes kemampuan mengenali sikap/perasaan sang pembicara, seberapa yakin sang pembicara, dll. Untuk ini diperlukan kemampuan mengenali petunjuk-petunjuk seperti intonasi, yang perlu dilatih.
  • Soal dalam bagian Listening hanya bisa dijawab sekali saja. Teman-teman tidak bisa kembali lagi untuk mengubah jawaban, dan juga tidak bisa maju ke soal selanjutnya bila soal yang ada sekarang belum dijawab. Dalam keadaaan terpaksa, tebak jawabannya! Tidak ada penalti untuk jawaban salah dalam TOEFL iBT :)
  • Jangan khawatir kalau topik teks dalam bagian Reading adalah topik baru buat teman-teman. Semua informasi yang dibutuhkan untuk menjawab pertanyaan ada di dalam teks itu. Tenang saja! :)
  • Ketika pertama kali membaca teks, cobalah membaca cepat hanya untuk mengetahui garis besar topik yang ada dan hubungan antara berbagai dalam teks. Detail dapat dibaca nanti!
  • Dalam menjawab soal dalam bagian Speaking, teman-teman tidak perlu menggunakan kalimat yang kompleks dan kata-kata yang sulit. Apabila teman-teman dapat menyampaikan ide dengan sederhana dan teratur (dengan logika yang baik), maka nilai yang didapat akan tinggi :)
  • Ketika mengerjakan bagian Speaking, akan ada waktu persiapan selama 30 detik sebelum jawaban diberikan. Waktu ini tidak akan cukup untuk mengarang apa yang hendak teman-teman katakan. Karena itu pergunakan waktu ini hanya untuk mengatur garis besar apa yang hendak teman-teman katakan saja.
  • Dalam mengerjakan soal Writing, terutama untuk kategori integrated, buatlah catatan ketika membaca teks dan mendengarkan kuliah singkat. Terutama untuk kuliah singkat, karena hanya ada satu kali kesempatan mendengarkannya! Yang perlu dicatat adalah argumentasi, penjelasan, dan contoh-contoh yang diberikan.
  • Dalam kategori integrated, yang diminta adalah melaporkan kembali ide yang terdapat dalam bacaan atau kuliah singkat. Jangan memasukkan pendapat teman-teman sendiri!
  • Banyak berlatih! Latihan adalah dasar persiapan. Pergunakan buku-buku seperti dari ETS, Longman, Baron, dll. Website seperti http://www.goodlucktoefl.com/ juga dapat membantu.
  • Jangan lupa melatih juga kemampuan penunjang seperti cara membuat catatan, cara membuat ringkasan, cara membaca cepat, dll. Kemampuan-kemampuan ini dapat sangat membantu teman-teman untuk mengerjakan soal-soal yang ada.

Yang paling penting….jangan panik dan tetap semangat! Selamat mencoba!

Oke deh! Selamat berjuang yah….dan kalau berhasil, jangan ragu untuk ngundang saya makan dan jalan2 yaa. Hehehe..😀