Latest Entries »


Beasiswa itu bukan buat orang yang pintar, tapi buat orang yang mau berusaha!

Beasiswa itu bukan buat orang yang pintar, tapi buat orang yang mau berusaha!

Orang berilmu dan beradab tidak akan diam di kampung halaman.
Tinggalkan negerimu dan merantaulah ke negeri orang.

Merantaulah, kau akan dapatkan pengganti dari kerabat dan kawan.
Berlelah lelahlah, manisnya hidup terasa setelah lelah berjuang. :))

Jangan menyerah! Kamu tidak pernah tahu dimana rezekimu akan bersandar …

 


Bismillah …

Seorang sahabat bisa lebih baik dan lebih dekat dari pada saudara atau keluarga. Sebaliknya pula, sahabat juga bisa menjadi seorang yang lebih jahat dari pada penjahat sekalipun. Semua tadi adalah hasil dari bagaimana niat, cara kita berteman, dan teman seperti apa yang kita pilih.

Islam selalu menuntun kita kepada hal yang baik. dalam hal persahabatan juga, pertama dalam hal niat kita diperintahkan untuk meniatkan dalam persahabatan hanya untuk menggapai ridho Allah. bukan untuk kepentingan pribadi atau golongan. dan sebagai contoh adalah persahabatan antara Nabi  SAW dan para sahabat-sahabatnya.

Coba renungkan ayat berikut :

الْأَخِلَّاءُ يَوْمَئِذٍ بَعْضُهُمْ لِبَعْضٍ عَدُوٌّ إِلَّا الْمُتَّقِينَ

Artinya : “Teman-teman akrab pada hari itu sebagiannya menjadi musuh bagi sebagian yang lain kecuali orang-orang yang bertakwa.” (QS Az-Zukhruf : 67)

 

Tepat hari ini Rabu, 02 Juli 2015 saya akan mudik ke kampung halaman saya di Susukan, Jawa Tengah. Nama daerah yg asing, jarang didengar orang dan sulit pastinya susah akses untuk sampai disana. Belum ada bandara dan Stasiun disana, terdekatpun harus ke solo menempuh 1-2 jam an baru bisa sampai. Tapi disinilah letak kerinduan terbesar saya, kampung yang selalu dirindu kan untuk pulang, karena disanalah saya lahir, karena disanalah banyak orang-orang yang saya sayangi. Dan harapan kedua orang tua sayapun putra putrinya akan menikah atau berkeluarga dengan orang yang masih sekitar jawa tengah *apasih *abaikan. Tujuan saya pulang memang pertama kerinduan saya terhadap keluarga saya, dan berkumpul saat ramadhan dan lebaran, tapi beberapa alasan lain yang menguatkan saya untuk segera pulang cepat. Entahlah apakah saya nanti akan balik ke kota metropolitan, yang juga di rindukan suasana macet nya, orang-orang nya, dan beberapa alasan lain. Jakarta membuat saya mengambil banyak pelajaran yang tak terduga, mulai dari sedih banget sampai bahagia ga ada ujung. Murid-murid saya yang tak pernah lelah untuk belajar, sahabat komunitas Pemburu Beasiswa (PB) yang saya rindukan dengan tingkahnya macem2, dan beberapa alasan lain yang tak bisa saya ungkapkan lewat tulisan.

Ibnu Abbas berkata : setiap sahabat akan menjadi musuh kelak di akherat kecuali yang menjadikan ketakwaan sebagai dasar dalam persahabatan. Sudahkan saya memiliki sahabat yang selalu mengingatkan akan ketaatan kepada Allah dan RosulNya ? dan yang paling penting adalah, sudahkah saya menjadi seorang sahabat yang selalu mengingatkan sahabat dalam kebaikan? Ya mereka ini  …

Staf Ahli

Staf Ahli

Kita mungkin tidak merasakan dampak langsung dari teman-sahabat terhadap diri kita. Tapi jika kita mau berpikir secara lebih dalam, akan mencerahkan bahwa teman atau sahabat  memiliki pengaruh yang dahsyat, kendatipun kita telah mengklaim bahwa kita memiliki karakter dan kepribadian kuat. Inilah mengapa kita mesti memilih teman secara bijak, karena teman bisa mengubah hidup secara keseluruhan, baik positif maupun negatif. Dan bershabat bersama mereka adalah pilihan terbaik saya :)) Allah Maha baik, mungkin alasan saya akan balik ke jakarta lagi dan meninggalkan susukan adalah karena sahabat PB, Murid2 saya dan .. dan .. dan (tak bisa terketik)

Karena alasan demikian, Nabi Muhammad pernah bersabda, “Seseorang itu tergantung agama temannya. Maka hendaknya salah seorang dari kalian melihat siapa temannya.(HR. Ahmad dan At-Tirmidzi)

Dari Anas, dia menuturkan, Rasulullah SAW bersabda, “Dan perumpamaan teman duduk yang baik itu bagaikan penjual minyak wangi kasturi, jika minyak kasturi itu tidak mengenaimu, maka kamu akan mencium bau wanginya. Dan perumpamaan teman duduk yang jelek adalah seperti tukang pandai besi, jika kamu tidak kena arangnya (percikannya), maka kamu akan terkena asapnya. (HR. Abu Dawud).

Murid-Murid

Murid-Murid

Diriwayatkan bahwa: Apabila penghuni Surga telah masuk ke dalam Surga, lalu mereka tidak menemukan Sahabat-sahabat mereka yang selalu bersama mereka dahulu di Dunia, mereka bertanya tentang Sahabat Mereka kepada Allah Swt.
“Yaa Rabb.. Kami tidak melihat Sahabat-sahabat kami yang sewaktu di Dunia, Shalat bersama kami, Puasa bersama kami dan berjuang bersama kami,”
Maka Allah Swt berfirman:
“Pergilah ke neraka, lalu keluarkan Sahabatmu yang di hatinya ada Iman walaupun hanya sebesar dzarrah.” (HR. Ibnul Mubarak dalam kitab “Az-Zuhd”)
Al-Hasan Al-Bashri berkata, “Perbanyaklah Sahabat-sahabat Mu’min-mu, karena Mereka memiliki Syafa’at pada hari kiamat.”
Ibnul Jauzi pernah berpesan kepada Sahabat-sahabatnya sambil menangis,
“Jika kalian tidak menemukan aku nanti di Surga bersama kalian, maka tolonglah bertanya kepada Swt tentang aku, “Wahai Rabb Kami.. hamba-Mu fulan, sewaktu di dunia selalu mengingatkan kami tentang ENGKAU. Maka masukkanlah dia bersama kami di Surga-Mu.”
SAHABAT Ku.. Mudah-mudahan dengan ini, aku telah Mengingatkanmu Tentang Allah Swt. Agar aku dapat besertamu kelak di Surga & Ridha-Nya..
ْAku Memohon kepada-Mu Ya Rabb. Karuniakanlah kepadaku Sahabat-Sahabat yang selalu mengajakku untuk Tunduk Patuh & Taat Kepada Syariat-Mu..
Kekalkanlah persahabatan kami hingga kami bertemu di akhirat dengan-Mu.
Maukah Anda bersahabat dengan ku?
” :))

 

antara susukan dan jakarta, Saya akan kembali ;) InsyaAllah


5 tahun yg akan datang ditentukan oleh dengan siapa kita bergaul saat ini 😊
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
“seseorang akan mencocoki kebiasaan teman karibnya. oleh karenanya, perhatikanlah siapa yang akan menjadi teman karib kalian..”
(HR. Abu Daud no. 4833, Tirmidzi no. 2378, Ahmad 2/344, dari Abu Hurairah. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini hasan. lihat Shohihul Jaami’ 3545)
.
misi kami memang berbeda, tapi kami memiliki visi yg sama 😆
maka tentu disini kami akan selalu saling mendoakan, saling support, saling melengkapi, saling membantu, dan saling menyayangi satu sama lain 😊
terdiri dari golongan dan asal yg berbeda, namun dgn memanfaatkan kecanggihan media sosial saat ini alhamdulillah kami bisa bersatu seperti ini..  (REPOST status nya Vita di FB)

6 Juni 2015
UK Education Fair
InterContinental Hotel, Jakarta

Together We Make a Change!

Together We Make a Change!

 

Persahabatan sejati adalah persahabatan yang tulus karena Alloh, tanpa syarat, dan tanpa kepentingan. Kita mencintai dan menyayangi sahabat kita hanya karena Alloh, Bertemu dan berpisah karena Alloh, ketiadaannya sungguh membuat hati rindu. Perjumpaan dengannya sungguh menentramkan hati dan penuh dengan manfaat, kita merasakan aman saat bersamanya ataupun saat berpisah, karena kita sangat tahu ia akn selalu menjaga nama baik kita. Saat menatap wajahnya selalu mengingatkan kita pada Alloh, tutur katanya sungguh menyejukkan jiwa dan Akhlaknya sungguh mempesona. Tentu kita

Berikut Beberapa Kiat yang di Anjurkan Rasululloh agar kita saling mencintai dan menyayangi dalam ikatan Ukhuwah islamiyah, hanya karena Alloh.

1. Mendoakannya selalu.

Rasululloh Besabda: ” Doa yang terbaik adalah Doamu untuk saudaramu sedangkan ia tidak mengetahuinya.”

Dengan saling mendoakan akan menumbuhkan ketulusan persahabatan dan persaudaraan dan bisa menjauhkan kita dari Iri, Hasad dan dengki serta persahabatn kita semakin Tulus karena Alloh.

2. Bantu Meringankan Bebannya

Rasululloh Besabda: “Barangsiapa yang meringankan beban saudaranya maka

Alloh akan meringankan bebannya didunia dan Akhirat….”

Jika sahabat kita mengalami masalah, kita usahakan untuk membantunya sebisa kita, mungkin kita tidak bisa membantunya sampai tuntas masalahanya, namun setidaknya kita bisa meringankan bebannya. Dengan perhatian yang kita berikan padanya dan membantunya semampu kita.

3. Menutupi Aibnya dan Menjaga Nama baiknya.

Sahabat yang baik akan berusaha menutupi kekurangan dan aib sahabatnya, karena tentu tdk ada seorang pun yang mau aibnya diketahui semua orang.

Rasululloh bersabda : Barang siapa menutupi Aib saudaranya, maka Alloh

akan menutupi aibnya didunia dan Akhirat..” Subhanalloh. Dan sahabat yang baik, ia akan berusaha membela nama baik sahabatnya ketika orang-orang menjelek-jelekkanya sedang ia tidak ada disana. Karena Kehormatan saudaranya Adalah kehormatannya juga,ia tidak akan rela kehormatan saudaranya di injak-injak dihadapannya, ia akan membela nama baik sahabatnya namun tetap dengan akhlak yang baik juga, dan itu dilakukannya hanya karena mencari Ridho Alloh.

4. Mengingatkan jika sahabat kita sedang Khilaf dan memaafkan jika Ia melakukan kesalahan.

No bodys perfect, itulah kata-kata yang tepat untuk kita semua tanpa terkecuali, Sebaik apapun sahabat kita, pasti suatu saat ia akan melakukan kesalahan. sebagai sahabat kita harus mengingatkannya namun dengan cara-cara yang baik dan berdasar atas kasih sayang, bukan untuk menghakimi tapi untuk memberi pengertian kepadanya akan kekeliruan yang telah dialakukan. Tentu kita semua pernah melakukan kesalahan, Apa yang kita inginkan jika kita melakukan kesalahan..?? pati kita ingin agar orang lain memaafkan kesalahan kita, demikian juga orang lain, mereka ingin agar kesalahannya kita maafkan. Memang tidak mudah memaafkan kesalahan orang lain, apalagi jelas-jelas dilakukan dengan kesengajaan, dibutuhkan kebesaran jiwa dan kelapangandada, karena itulah Alloh sangat menyukai orang-orang yang berjiwa pemaaf.

5. Membina tali silaturahim dengannya

Rasululloh bersabda : “Sambunglah tali silaturahim”, bahkan surga tidak mau menerima orang yang memutuskan tali silaturahim dengan saudaranya. Rasululloh juga bersabda : “Tidak masuk syurga siapa-siapa yang memutuskan tali silaturahim”

Begitu besar manfaat silaturahim ini,seperti yang telah Rasululloh Sabdakan, diantaranya memperbanyak Rizki dan memperpanjang Umur, dalam artian umur kita penuh berkah karena doa dari saudara-saudara kita yang selalu kita jalin silaturahim dengannya.

6. Saling menghadiahi

Rasululloh Besabda: Tahaadduu tahaabbuu …. “Saling menghadiahilah kalian, maka akan tumbuh rasa cinta dan kasih sayang diantara kalian….”

7. Bertemu dan berpisah Hanya Karena Alloh

Alloh sangat mencintai Seorang hamba yang jauh-jauh datang ke rumah saudaranya hanya untuk menjumpai saudaranya karena Alloh, bukan karena kepentingan duniawi semata. Mereka bertemu dan berpisah karena Alloh. Sungguh persahabatan yang dirindu syurga……

PB

PB

Sehati : Pink

Sehati : Pink

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيمِ

“Teman datang dan pergi, tapi teman sejati selalu di hati. Ketika mereka ada di samping kita itu adalah berkah”
(kutipan film Arisan 2)

Templar

Templar


 

pbspanyol


  pbkorea


Persaudaraan tidak hanya didapat Dari hubungan darah, persaudaraan yg kuat pun tidak selalu berada didalam satu darah, banyak diantara kita yg begitu dekat Dan erat justru dengan saudara yg bukan dengan satu darah karena Ukhuwah Fillah, Dan kita selalu merasa merekalah saudara kita.
Tapi Tanpa kita sadari, kadang ketika kita merasa kesal,emosi dan marah Karena kesalahan saudara kita tsb. Kita akan membicarakannya kepada saudara yg lain. Bukan saudara jika kita melampiaskan emosi Dan kekesalanya pada oranglain selain dengan saudara yg kita anggap bersalah itu.
bukan saudara jika kita tak mengingatkan ketika salah, Dan malah justru mengatakanya kepada yg lain. Saudara yang baik akan menegur langsung ketika salah,memaafkan ketika kita meminta maaf, Dan melupakanya ketika diabberusaha memperbaikinya. Katakanlah jika saudaramu bersalah, jangan katakan kepada yg lainya, Karena itu akan membuatnya suudzon, dan merasa sedih… Semoga kita selalu bisa menjadi saudara yg saling mengingatkan, meski tak Ada hubungan darah. semoga kita selalu menjadi saudara yg selalu memaafkan kesalahan kesalahan saudara saudari kita, Dan semoga Allah memberikan banyak limpahan kesabaran pada kita, agar kita tak mudah marah … Aaaammiiin Ya Rabbal Alamiiiin I Love You All because Allah :)

Sahabat

Sahabat




 


Bismillah…

Jika kau menghafal karena ingin segera selesai 30 juz ,,,
kau kan segera selesai…
Jika kau menghafal karena
ingin diwisuda ,,,
kau kan diwisuda….
Jika kau menyelesaikan
hafalan karena ingin kuliah
gratis ,,,
kau kan kuliah gratis …
Jika kau
selesai karena tak enak dengan orangtua ,,,
kau kan menggapainya …

semua itu merupakan motivasi dan pendorong dalam menghafal ,,,
namun Jika kau niatkan menghafal setiap ayat-ayatnya karena cintamu pada sang
Pemilik kitab maka sungguh sang Pemilik itu maha kuasa tuk memberimu apa yg kau mau …
Jika sang Kekasih telah
mencintaimu ,,,
maka setetes air mata
yg jatuh saat menghafal kitabNYA bagai lautan luas yg amat berharga
bagi sang Kekasih …
karena air mata itu
adalah tanda cintamu padaNYA …

baguskan dan selalu perbarui niat semata untukNYA TA’ALA, tekadkan azam, serta senantiasa memotivasi diri dengan hal yg positif sehingga bertambah himmah dlm menghafal,,, semoga selalu istiqomah dalam jalan ijtihad yg semoga di ridhoiNYA :)

– Syaefullah bashari, Pustaka Ilmu Tahfidzul Qur’an

ina

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 175 other followers

%d bloggers like this: